GIGIGO Dental Bikin Gebrakan, Bekali 190 Mahasiswa Public Speaking, Dapat Ilmu hingga Periksa Gigi Gratis

oleh
oleh

SOLO, MettaNEWS – Tak hanya soal merawat gigi dan membuat senyum lebih sehat, GIGIGO Dental Care membuat gebrakan dengan membekali 190 mahasiswa keterampilan public speaking. Berkolaborasi dengan AIESEC in UNS, GIGIGO Dental menggelar workshop pengembangan diri bertajuk “Elevate Your Confidence: Speak Better & Smile Brighter” pada Sabtu (10/10/2026).

Kegiatan yang diikuti mahasiswa Universitas Sebelas Maret (UNS) dan sejumlah perguruan tinggi lainnya ini menghadirkan Okfied Sosendar, praktisi sekaligus Brand Ambassador GIGIGO Dental, sebagai pembicara utama.

Tak sekadar memberikan teori, workshop ini mengajak mahasiswa membangun kepercayaan diri, mengatasi kegugupan saat berbicara di depan umum, hingga mempraktikkan teknik micro-pitching untuk menyampaikan gagasan secara singkat, menarik, dan meyakinkan.

CEO GIGIGO Dental, Ryo Juara, mengatakan kegiatan tersebut merupakan bagian dari komitmen perusahaan untuk berkontribusi lebih luas bagi generasi muda, tidak terbatas pada pelayanan kesehatan gigi dan mulut.

“Kami percaya senyum yang sehat membuat seseorang lebih percaya diri, tetapi keberanian berbicara dan menyampaikan gagasanlah yang membuka lebih banyak peluang; karena itu, GIGIGO ingin membantu anak muda bukan hanya berani tersenyum, tetapi juga berani tampil dan meraih masa depan,” tutur Ryo.

Menurutnya, kepercayaan diri menjadi salah satu bekal penting bagi mahasiswa untuk menghadapi dunia profesional. Kemampuan menyampaikan ide dengan baik dapat membuka peluang dalam pendidikan, organisasi, hingga karier.

Melalui kolaborasi dengan AIESEC in UNS, GIGIGO Dental ingin menunjukkan bahwa klinik gigi juga dapat berperan dalam ekosistem pendidikan, pengembangan potensi, dan pemberdayaan generasi muda.

Belajar Bicara Percaya Diri, dari Mengatasi Gugup hingga Micro-Pitching

Dalam sesi workshop, Okfied Sosendar membagikan berbagai teknik komunikasi efektif yang dapat diterapkan mahasiswa dalam kehidupan sehari-hari.

Materi yang diberikan meliputi cara membangun rasa percaya diri, mengatasi kegugupan ketika tampil di depan orang lain, serta menyusun penyampaian gagasan agar lebih terstruktur dan mudah dipahami.

Peserta juga diperkenalkan dengan teknik micro-pitching, yakni keterampilan mempresentasikan ide secara ringkas, tetapi tetap mampu menarik perhatian audiens.

Okfied menekankan bahwa public speaking bukan semata-mata tentang kemampuan berbicara dengan lancar, melainkan keberanian menyampaikan gagasan dan membuat orang lain memahami pesan yang disampaikan.

“Public speaking bukan soal menjadi pembicara paling hebat, tetapi bagaimana kita berani memulai, percaya pada ide sendiri, dan mampu menyampaikannya sehingga orang lain tertarik untuk mendengarkan,” ungkap Okfied.

Suasana workshop berlangsung interaktif dan meriah. Antusiasme mahasiswa semakin meningkat dengan hadirnya berbagai doorprize menarik dari penyelenggara dan sejumlah pihak pendukung kegiatan.

Dapat Doorprize, 190 Mahasiswa Juga Kebagian Periksa Gigi Gratis

Hal menarik lainnya, peserta tidak hanya mendapatkan ilmu pengembangan diri. GIGIGO Dental juga menyediakan fasilitas dental check-up gratis bagi seluruh peserta.

Fasilitas tersebut menjadi bagian dari upaya meningkatkan kesadaran mahasiswa terhadap pentingnya menjaga kesehatan gigi dan mulut di tengah kesibukan menjalani aktivitas perkuliahan.

Salah seorang peserta, Anya, mengaku senang mengikuti kegiatan tersebut. Menurutnya, workshop itu memberikan manfaat lebih dari yang ia bayangkan sejak awal.

“Awalnya tertarik karena acaranya gratis, ternyata dapat ilmu yang bermanfaat, banyak doorprize, bahkan bisa periksa gigi gratis juga; benar-benar di luar ekspektasi dan semoga acara seperti ini sering diadakan,” ungkap Anya.

Kegiatan ini menjadi salah satu upaya GIGIGO Dental untuk mendekatkan layanan kesehatan gigi kepada kalangan mahasiswa melalui pendekatan yang edukatif, menyenangkan, dan sesuai dengan kebutuhan generasi muda.

GIGIGO juga berharap kolaborasi dengan perguruan tinggi, organisasi mahasiswa, serta komunitas anak muda dapat terus dikembangkan. Tidak hanya melalui edukasi kesehatan, tetapi juga program yang mendukung peningkatan keterampilan dan kapasitas diri.

Melalui semangat “Semua Bisa Full Senyum”, GIGIGO Dental ingin mengajak generasi muda untuk memiliki lebih dari sekadar senyum sehat. Kepercayaan diri, keberanian menyampaikan gagasan, dan kesiapan memanfaatkan peluang juga menjadi bekal penting untuk menghadapi masa depan.

Kolaborasi bersama AIESEC in UNS ini pun menjadi contoh bagaimana edukasi kesehatan dapat dipadukan dengan pengembangan keterampilan, sehingga mahasiswa memperoleh manfaat bagi kesehatan sekaligus pengembangan diri.