SOLO, MettaNEWS – Wali Kota Solo Gibran Rakabuming Raka menanggapi adanya laporan Partai Solidaritas Indonesia (PSI) atas dugaan pelecehan yang dialami istrinya, Selvi Ananda ke Polresta Solo pada Senin (29/5/2023).
Ditemui di Balai Kota Solo, Gibran mengaku santai terkait hal ini.
“Ya aku santai wae ra melu melu (nggak ikut-ikutan-red) yowis (yasudah-red) kita serahkan ke yang berwajib aja,” ujar Gibran, Selasa (30/5/2023).
Gibran mempersilakan PSI melaporkan kasus ini. Pun dengan banyaknya dorongan netizen untuk melaporkan akun Twitter @p40*** ke pihak berwajib, Gibran mengaku sudah ada yang mengurusnya.
“Ya silakan aja kita serahkan ke yang berwajib. Saya kan sudah bilang sudah ada yang ngurus tenang aja,” ujarnya.
Namun terkait siapa yang mengurus masalah ini Gibran enggan membeberkannya. Gibran pun menganggap masalah ini adalah hal yang biasa.
Ia menyadari serangan semacam ini acapkali datang di masa tahun politik Pemilihan Presiden (Pilpres).
“Kayae ket mben okeh deh. Ket ndek mben okeh (dari dulu banyak-red) ya kan mendekati Pilpres. Wis kulino kene wis tau keno kabeh (sudah terbiasa sini sudah pernah kena semua-red),” bebernya.
Terkait dengan langkah hukum yang harusnya ia ambil, Gibran memilih santai.
“(Langkah hukum) La mbuh aku kan santai aku kan ratau ngelaporke ratau pie pie (nggak pernah melaporkan atau gimana-gimana-red) santai,” terangnya.
“(Kalau tidak melapor tidak ada efek jera). Santai aja wis ana sik ngurus, wis ono (santai saja sudah ada yang ngurus, sudah ada-red),” tandasnya.
Laporan PSI ke Polresta Solo
Sebelumnya PSI melaporkan dugaan pelecehan terhadap Selvi Ananda istri dari Wali Kota Solo Gibran Rakabuming Raka ke Polresta Solo Senin (29/5/2023).
Dugaan pelecehan ini, terdapat pada unggahan komentar media sosial Twitter oleh akun @p40***, saat mengomentari tweet dari akun resmi Wali Kota Solo Gibran Rakabuming Raka @gibran_tweet.
“@gibran_tweet cil istri lo boleh juga lah ya jadi budak sex,” cuit akun @p40812, pada Sabtu (27/5/2023).
Dalam tweet tersebut Gibran Rakabuming Raka langsung membalas dengan narasi peringatan.
“Kurangin dikitlah yang kayak gini. Ntar diciduk nangis,” tulis Gibran merespon akun bodong tersebut.
Sementara itu, dari pelaporan dugaan kasus pelecehan terhadap Selvi Ananda tersebut, Ketua Dewan Perwakilan Daerah (DPD) PSI Solo, Antonius Yogo Prabowo mengatakan, pelaporan ini merupakan hasil diskusi internal oleh partainya.
“Hari ini kami sepakat melaporkan salah satu akun Twitter. Menurut kami menuliskan hal yang tidak pantas hal yang brutal dan tidak bisa jadikan contoh,” kata Yogo, usai pelaporan di Polresta Solo, pada Senin (29/5/2023).
Pihak PSI pun mengaku tidak berkoordinasi dengan gibran terkait pelaporan ini.
“Ini kesadaran kami dan dengan segala hormat kami tidak ada komunikasi dengan Mas Gibran untuk melaporkan ini,” ujar Yogo.
Dengan laporan ini Yogo berharap dapat membuat efek jera, sekaligus mendidik pengguna sosial media agar lebih berhati-hati dalam berkomentar.
“Yang paling penting supaya tidak ada lagi tindakan hal serupa,” inbuhnya.
Dalam pelaporan ini pihaknya membawa beberapa barang bukti berupa tangkap layar dari cuitan akun @p40812 tersebut.
Sementara itu, Kasatreskrim Polresta Solo, Kompol Agus Sunandar membenarkan adanya laporan tersebut pada Senin (29/5/2023), sore.
“Iya benar sudah melakukan aduan,” ungkap Agus singat.









