SOLO, MettaNEWS – Gabungan Pengusaha Makan Bergizi Indonesia (Gapembi) Jawa Tengah menyampaikan apresiasi atas komitmen dan langkah cepat Pemerintah Provinsi Jawa Tengah dalam penanganan program Makan Bergizi Gratis (MBG).
Ketua Gapembi Jawa Tengah, Musthofa Safawi, mengungkapkan bahwa Gubernur Jateng Ahmad Luthfi beserta jajaran telah menunjukkan respons cepat dan koordinasi yang baik, termasuk dengan membentuk Satgas MBG di tingkat provinsi maupun kabupaten/kota.
“Betul, minggu lalu kami diundang oleh Pak Gubernur, dan hampir semua kepala daerah hadir. Saya kira, Jawa Tengah sangat responsif. Kasus MBG di sini relatif paling rendah,” ujar Musthofa dalam Rapat Pleno Gapembi Jateng yang membahas kelengkapan struktural organisasi, persiapan pelantikan, serta bimbingan teknis dan pendaftaran sertifikat HALAL dan SLHS di Asia Hotel Solo, Senin (13/10/2025).
Musthofa menjelaskan bahwa Satgas MBG di tingkat provinsi dipimpin langsung oleh Asisten II Setda Jateng, Jarwanto. Bahkan, Posko Pengaduan 24 jam telah dibentuk untuk memastikan pengawasan dan penanganan cepat di lapangan.
“Pak Gubernur juga langsung memberikan instruksi cepat. Kita juga dapat arahan dari Pak Luthfi untuk mewujudkan zero accident. Dan sebagai mitra, Gapembi siap memberikan dukungan penuh,” tambahnya.
Gapembi, menurut Musthofa, menegaskan bahwa para anggotanya bukan hanya berorientasi pada keuntungan, tetapi juga memiliki orientasi sosial. Hal ini penting mengingat MBG dibiayai oleh dana hibah negara, sehingga kualitas layanan kepada masyarakat harus diutamakan.
“Kita ini pengusaha, iya. Tapi pengusaha Gapembi tidak hanya money oriented. Kita punya tanggung jawab sosial. Dari total biaya per anak sudah jelas pembagiannya yakni untuk pembelian dan penyiapan makanan, serta untuk operasional—itu semua harus digunakan sebaik mungkin,” ujarnya.
Gapembi Jawa Tengah juga sedang mempersiapkan sertifikasi halal dan SLHS bagi para anggotanya, demi memastikan seluruh aspek layanan makanan bergizi berjalan sesuai standar yang berlaku.









