SOLO, Metta NEWS – Berdiri di kawasan wisata Kampung Batik Laweyan, Hotel Solia Zigna gandeng potensi lokal untuk meningkatkan kunjungan wisata di Solo khususnya di Laweyan.
Lebih serius menggarap potensi wisata di kawasan Laweyan, Solia Zigna meluncurkan program wisata ‘Dolan Kampung Batik Laweyan’.
Pada launching program wisata Solia Zigna, para tamu undangan diajak berjalan-jalan ke kawasan Kampung Batik Laweyan, Selasa (8/3/2022).
Didampingi oleh guide yang berpengalaman, tidak hanya berjalan-jalan para tamu undangan juga mendapatkan wawasan baru seputar spot-spot wisata di Kampung Batik Laweyan.
Peserta diajak berkeliling menikmati situs sejarah, sejarah batik Indonesia, belajar membatik, wisata religi dan mengenal makanan khas Laweyan, Ledre.
Director of Sales & Marketing Solia Zigna Lisa Halim menjelaskan, dengan dicanangkannya Kampung Batik Laweyan oleh Gubernur Jawa Tengah Ganjar Pranowo sebagai kampung wisata batik, menambah potensi Solia Zigna.
“Ini salah satu keunggulan Solia Zigna. Sejak hotel ini berdiri kami tahu potensi besar dari Kampung Batik Laweyan sehingga kami bekerja sama, mempunyai ide membangun dan mengangkat kembali nama Laweyan,” papar Lisa pada peluncuran paket wisata dan paket pernikahan di Canting Londo Kitchen, Selasa (8/3/2022).

Menggandeng Lembaga Pemberdayaan Masyarakat Kelurahan (LPMK) dan Kelompok Sadar Wisata (Pokdarwis) serta penduduk Kampung Batik Laweyan, Lisa mengatakan Solia Zigna ingin mengembangkan kembali potensi wisata di Laweyan.
“Beberapa tamu ketika stay di sini banyak yang menanyakan posisi Kampung Batik Laweyan, akhirnya kita membuat paket ini. Ada dua paket yang kita siapkan yaitu paket wisata menginap dan tanpa menginap,” jelasnya.
Karena beroperasi saat pandemi, pada Oktober 2020, banyak toko, pabrik ataupun tempat produksi di Kampung Batik Laweyan tutup. Namun dengan banyaknya tamu di Solia Hotel ini membuat perajin batik di Kampung Laweyan menjadi kembali semangat.
“Masuk tahun 2021 awal mereka mulai bangkit kembali. Kami juga membuka kesempatan bagi LPMK dan Pokdarwis bekerja sama salah satunya membuat miniatur Laweyan di hotel. Setiap akhir minggu (Sabtu dan Minggu) kita mengadakan Batik Live, dengan menghadirkan salah satu salah satu pengrajin batik, live membatik di lobby hotel. Kita juga mengangkat kuliner khas Laweyan yaitu Ledre dan kita masukan dalam menu breakfast kami setiap weekend,” urai Lisa.
Tidak hanya menguntungkan untuk hotel, dengan adanya tamu-tamu di Solia Zigna memberi manfaat positif dengan banyaknya kunjungan ke kampung batik.
“Kami yakin paket ini akan sangat booming. Karena kami satu-satunya hotel bintang 4 yang berada di Kampung Batik Laweyan,” pungkas Lisa.
Paket Dolan Kampung Batik Laweyan :
- Lawe Package (Rp88.000,- /nett/pax)
- Tour Wisata Kampung Batik Laweyan
- Durasi wisata 2 jam
- Coffee break (makanan tradisional)
- Tour Guide
- Minimal reservasi 2 pax
- Ageng Package (Rp168.000,-/nett/pax)
- Tour Wisata Kampung Batik Laweyan
- Durasi wisata 3 – 4 jam
- Belajar membatik
- Coffee break (makanan tradisional)
- Tour Guide
- Minimal reservasi 10 pax
- Adipati Package (Rp758.000,-/nett/pax)
- Deluxe Room include breakfast
- Tour Wisata Kampung Batik Laweyan
- Durasi wisata 3 – 4 jam
- Coffee break (makanan tradisional)
- Belajar membatik
- Wisata Kuliner ‘Ledre’
- Wisata becak / sepeda
- Pusat oleh-oleh
- Souvenir batik
- Tour Guide









