Ilustrasi mahasiswa Universitas Sebelas Maret berbagi pengetahuan dengan petani, mahasiswa tersebut memberikan pengetahuan tentang pasar Modal ataupun perdagangan bursa saham yang sama sekali tidak pernah didengar oleh petani tersebut di Matesih, Karanganyar, Jawa Tengah, Sabtu (26/11/2022). Dari sisi demografinya, investor di pasar modal berusia di bawah 30 tahun mendominasi sebesar 58,79 persen. Disusul investor udia di atas 30 tahun dampai dengan 40 tahun sebesar 22,41 persen.
SOLO, MettaNEWS – Menurut situs resmi Indonesia Stock Exchange (IDX), Pasar Modal merupakan pasar untuk berbagai instrumen keuangan jangka panjang yang bisa diperjualbelikan, baik surat utang (obligasi), ekuiti (saham), reksa dana, instrumen derivatif maupun instrumen lainnya. Sekarangpun monitor tentang saham dapat kita lihat melalui aplikasi-aplikasi yang disediakan oleh sekuritas. Sedangkan sekuritas sendiri adalah instrumen keuangan yang mewakili posisi kepemilikan saham dalam suatu perusahaan publik. Sekuritas sendiri mencerminkan kepemilikan seseorang atau badan usaha atas suatu aset. Ada banyak cara untuk memiliki saham di antaranya berkonsultasi dulu dengan pihak bank yang ada di Indonesia ataupun bank yang memiliki aset saham dan bisa juga berkonsultasi dengan pihak Otoritas Jasa Keuangan yang ada di beberapa kota.
Pedagang sambil memantau perdagangan saham di Bursa Efek Indonesia yang dapat dimonitor diperangkat hand phone dan lap top di Pasar Gede, Solo, Jawa Tengah, Senin (29/11). Jumlah investor pasar modal meningkat 33,53 persen dari 7.489.337 di akhir tahun 2021 menjadi 10.000.628 pada 3 November 2022. Tren peningkatan tersebut telah terlihat sejak 2019 ketika investor masih berjumlah 2.484.354. | Foto Bram Selo Agung Mardika
Pedagang melayani pembeli dan memantau perdagangan saham di Bursa Efek Indonesia yang dapat dimonitor diperangkat hand phone dan lap top di Pasar Gede, Solo, Jawa Tengah, Senin (28/11). Otoritas Jasa Keuangan mencatat per 22 November, penghimpunan di pasar modal sudah mencapai Rp. 216, 19 triliun dengan jumlah emisi 195. Sebelumnya OJK menargetkan penghimpunan dana di pasar modal Rp. 182,5 triliun. | Foto Bram Selo Agung Mardika
Pedagang memantau aktivitas perdagangan bursa saham di pasar Gede, Solo, Jawa Tengah, Senin (28/11). Indeks Harga Saham Gabungan (IHSG) tumbuh tertinggi ke-3 di dunia, setelah Turki dan Chile. Pertumbuhan indeks saham mencapai 6,82 persen hingga 22 November2022. Bahkan pertumbuhan IHSG merupakan yang tertinggi se-ASEAN dibandingkan Singapura. | Foto Bram Selo Agung Mardika