SOLO, MettaNEWS – Festival Kuliner Pecinan Nusantara yang akan berlangsung di Solo Paragon Mall terpaksa berhenti untuk sementara.
Festival Kuliner Pecinan yang menghadirkan makanan halal dan non halal ini mendapat protes dari ormas untuk tidak diadakan secara vulgar.
Head of Marcomm Solo Paragon Mall, Veronica Lahji, menyampaikan pihaknya menunggu arahan pemangku wilayah untuk keberlanjutan event ini.
“Untuk sementara kami belum bisa memberikan kepastian, sambil menunggu arahan terbaik dari pejabat setempat. Ini untuk antisipasi saja. Kalau berlanjut koridor apa yang kami lakukan, kami sudah siap,” tuturnya saat ditemui di Solo Paragon Mall, Kamis (4/7/2024).
Vero menyebut seandainya event tersebut memang tidak berlanjit pihaknya akan menerima dengan lapang dada.
“Kalaupun memang tidak berlanjut kami legowo, semua sudah memahami. Ini demi kebaikan kita semua,” ungkap Vero.
Vero menyebut sebanyak 34 tenant kuliner tersebut sudah memahami kondisinya. Dan menunggu arahan yang terbaik dari Pemerintah.
“Arahan apapun kami siap. Kalau pembahasan dengan ormas kami ga berani beri statement apapun. Kalau dari pihak mal ga ada pembahasan dengan ormas,” tandasnya.
Dengan penghentian sementara itu, Vero mengatakan tentu ada kerugian yang harus mereka tanggung.
“Kerugian berapa bisa dilihat sendiri. Tapi semua sudah kami beri pengertian, apapun yang terjadi nanti itu demi kebaikan kita semua. Semua masih nonaktif. Pemerintah minta nunggu dulu sambil nunggu keputusan lebih lanjut,” ujarnya.
Festival kuliner tersebut masih sempat buka pada hari Rabu (3/7/2024) dari pukul 10.00 hingga 12.00 WIB. Namun pihak mal mendapat telepon dari pemangku wilayah setempat yang menginfokan ada beberapa pihak yang kurang berkenan.
“Kami langsung rembugan dengan pemangku wilayah setempat. Akhirnya kami koordinasi dengan tenant-tenant dan minta untuk non aktif dulu,” jelasnya.
Dari koordinasi dengan pemangku wilayah setempat, Vero mengungkapkan tidak ada spesifikasi kesalahan dari event tersebut.
“Ga ada yang salah. Kenapa kok alhirnya kami non aktif dulu ya daripada nanti tambah melebar. Karena kami sudah izin event ke Polsek setempat. Kalau perputaraj ekonominya dari event ini tentu sangat luar biasa. Karena pas libur sekolah dan banyak pengunjung potensial buyer dari luar Kota Solo,” pungkas Vero.








