SOLO, MettaNEWS – Antusiasme ribuan warga yang memadati kawasan Alun-Alun Utara Keraton Solo untuk menyaksikan Festival Balon Udara Surakarta, Minggu (17/5/2026), belum berbuah manis.
Balon-balon udara yang menjadi daya tarik utama acara gagal mengudara secara maksimal akibat cuaca buruk dan angin kencang yang melanda lokasi acara.
Atas kondisi tersebut, bankjateng.co.id selaku penyelenggara menyampaikan permohonan maaf kepada masyarakat, termasuk kepada Respati Ardi sebagai kepala daerah setempat.
Pemimpin Bank Jateng Cabang Syariah Surakarta, Nur Rochmah Lia Fabiyanti, mengatakan kondisi angin yang cukup kencang sepanjang pelaksanaan kegiatan membuat balon udara tidak memungkinkan untuk diterbangkan secara optimal demi alasan keselamatan.
“Sebagai lembaga syariah yang menjunjung tinggi kemaslahatan umat, keselamatan warga adalah prioritas utama kami. Keputusan teknis terkait pembatasan terbang terpaksa diambil demi menghindari risiko bahaya akibat faktor angin kencang yang sangat dinamis di lokasi,” jelasnya.
Nur Rochmah mengakui pihaknya memahami kekecewaan masyarakat yang telah datang sejak subuh dari berbagai daerah untuk menyaksikan festival tersebut.
Situasi ini, lanjutnya, akan menjadi bahan evaluasi serius agar pelaksanaan event serupa di masa mendatang dapat berjalan lebih baik, aman, dan nyaman.
“Manajemen Bank Jateng Syariah bersama seluruh pihak penyelenggara menyampaikan permohonan maaf yang sebesar-besarnya kepada Mas Wali Respati selaku pemangku wilayah, kepada pengunjung, serta seluruh masyarakat Surakarta atas kegagalan dan ketidaknyamanan yang terjadi selama pelaksanaan kegiatan,” katanya.
Ia menambahkan, evaluasi menyeluruh akan dilakukan bersama tim teknis dan seluruh pihak terkait, terutama menyangkut faktor cuaca dan teknis penerbangan balon udara.
Sebagai bentuk komitmen kepada masyarakat, Bank Jateng Syariah memastikan Festival Balon Udara Surakarta akan kembali digelar dalam waktu dekat, tepatnya pada momentum Hari Raya Idul Adha 1447 Hijriah.
“Insyaallah kami akan menggelar kembali festival ini pada momen Idul Adha mendatang. Kami akan mengevaluasi secara menyeluruh bersama tim teknis dan pihak terkait. Kami berharap pada acara berikutnya, dengan cuaca yang mendukung, masyarakat dapat menikmati keindahan balon udara dengan aman dan nyaman,” ungkap Nur Rochmah.
Selain menjadi hiburan rakyat, festival tersebut juga diharapkan mampu memberikan dampak positif terhadap perekonomian masyarakat, khususnya bagi para pelaku UMKM binaan di Kota Solo.
Dengan rencana penyelenggaraan ulang pada Idul Adha mendatang, masyarakat diharapkan kembali dapat menikmati atraksi balon udara yang lebih meriah dan aman dengan persiapan yang lebih matang.








