SOLO, MettaNEWS – Dinas Kesehatan Kota (DKK) Surakarta menemukan sejumlah produk makanan yang bermasalah saat melakukan pengawasan di empat kios Pasar Gede Solo saat inspeksi mendadak (sidak), Rabu (11/3/2026).
Temuan tersebut meliputi produk kedaluwarsa, kemasan rusak, hingga produk yang tidak mencantumkan tanggal kedaluwarsa.
Administrator Kesehatan DKK, Ana Prasanti, mengatakan produk yang sudah melewati masa kedaluwarsa langsung diminta untuk ditarik dari tempat penjualan dan dikembalikan kepada distributor.
“Untuk produk yang ED (expired date), kami sampaikan kepada penjual agar diretur kepada distributor. Nantinya kami juga akan meminta bukti retur,” ujarnya.
Selain itu, petugas juga memberikan edukasi kepada pelaku usaha agar lebih teliti saat menerima barang dari distributor, terutama memastikan adanya pencantuman tanggal kedaluwarsa pada produk.
Pelaku usaha juga diimbau tidak menerima produk dengan masa kedaluwarsa yang terlalu dekat demi menjaga keamanan pangan bagi konsumen.
Dalam pengawasan tersebut, petugas juga menemukan beberapa produk dengan kemasan rusak. Produk tersebut diminta segera diturunkan dari etalase dan dipisahkan dari barang lain.
“Untuk kemasan rusak kami minta diturunkan dari etalase dan disendirikan. Jika memungkinkan diretur ke distributor, kalau tidak maka harus dimusnahkan,” jelasnya.
Selain itu, masih ditemukan beberapa produk yang tidak mencantumkan tanggal kedaluwarsa. Hal ini sudah disampaikan kepada pelaku usaha agar dapat diteruskan kepada produsen untuk memperbaiki label produk.
Prasanti menambahkan, ada juga produk yang masa kedaluwarsanya sudah sangat dekat, bahkan kurang dari satu minggu. Untuk produk seperti itu, pelaku usaha diminta melakukan pemantauan secara ketat, terutama pada makanan basah yang umumnya memiliki masa simpan pendek.
Dalam temuan hari itu, terdapat pula produk yang sudah melewati masa kedaluwarsa pada Februari. Namun kebetulan pihak pemasok datang ke lokasi sehingga produk tersebut langsung dibawa kembali oleh supplier.
Secara keseluruhan, pengawasan menemukan empat pokok permasalahan, yakni produk kedaluwarsa, kemasan rusak, masa kedaluwarsa yang sudah sangat dekat, serta produk tanpa pencantuman tanggal kedaluwarsa.
“Produk yang kedaluwarsa ditemukan sekitar dua item dan sudah kami minta untuk diretur serta dipisahkan dari etalase penjualan,” pungkasnya.
Salah satu karyawan di kios oleh-oleh Pasar Gede, Ika mengaku barang yang ditemukan kedaluwarsa akan diretur hari ini.
“Bagus (ada sidak) biar tahu barang yang (layak) dijual. Cuma ED hari ini tanggal 11, nanti mau diambil, kan ini barang titipan nanti mau diretur,” ujarnya.







