SOLO, MettaNEWS – Dinas Ketahanan Pangan dan Pertanian (DKPP) Kota Surakarta menggelar Forum Konsultasi Publik sebagai upaya evaluasi dan peningkatan kualitas pelayanan publik yang selama ini diberikan kepada masyarakat, Selasa (3/2/2026). Kegiatan ini menjadi wadah bagi pengguna layanan untuk menyampaikan masukan, kritik, dan saran terhadap standar pelayanan yang telah berjalan.
Kepala Dinas Ketahanan Pangan dan Pertanian Kota Surakarta, Wahyu Kristina, S.S., M.M., menjelaskan bahwa forum ini bertujuan untuk mengukur sejauh mana pelayanan yang diberikan telah sesuai dengan harapan dan kebutuhan masyarakat. Menurutnya, peran serta masyarakat sangat penting dalam membangun sistem penyelenggaraan pelayanan publik yang efektif, transparan, dan berorientasi pada kepuasan pengguna layanan.
“Melalui forum konsultasi publik ini, kami ingin mendapatkan masukan langsung dari masyarakat sebagai bahan evaluasi. Apakah pelayanan yang selama ini kami berikan sudah sesuai harapan, atau masih terdapat kekurangan yang perlu diperbaiki,” jelas Wahyu Kristina.
Ia menambahkan, forum ini berbeda dengan diskusi kelompok terbatas yang sebelumnya dilakukan untuk perencanaan program tahun 2027. Forum konsultasi publik lebih difokuskan pada evaluasi standar pelayanan yang telah berjalan, termasuk layanan penyembelihan hewan, kesehatan hewan, pembasmian hama tanaman, pemanfaatan aset, hingga layanan rumah potong hewan (RPH) dan klinik hewan.

Menurut Wahyu, meskipun sebagian layanan telah memiliki standar baku, namun tetap perlu disesuaikan dengan perkembangan zaman dan kebutuhan masyarakat yang terus berubah. Oleh karena itu, DKPP membuka ruang dialog agar masyarakat dapat menyampaikan pandangan terkait layanan yang dianggap perlu ditingkatkan.
Dalam forum tersebut juga dibahas berbagai layanan perizinan dan rekomendasi yang menjadi kewenangan DKPP, seperti sertifikasi keamanan pangan segar asal tumbuhan, surat rekomendasi klinik hewan, serta layanan terkait dokter hewan. Seluruh masukan akan digunakan untuk membenahi sistem layanan agar lebih tepat waktu, mudah diakses, dan memberikan manfaat maksimal bagi masyarakat.
Sebagai bentuk inovasi layanan, DKPP Kota Surakarta juga telah melakukan revitalisasi sistem pelayanan, salah satunya melalui penerapan layanan berbasis digital. Wahyu mencontohkan layanan antrean di klinik hewan yang kini dapat diakses secara daring, sehingga masyarakat tidak perlu lagi menunggu lama di lokasi.
“Kami mengadopsi praktik baik dari layanan kesehatan lain, seperti sistem antrean online. Dengan begitu, masyarakat bisa mendaftar dari rumah dan layanan menjadi lebih efisien,” tuturnya.
Melalui Forum Konsultasi Publik ini, DKPP Kota Surakarta berharap dapat memperkuat fungsi kontrol dan evaluasi internal sekaligus meningkatkan kualitas pelayanan publik agar semakin responsif terhadap kebutuhan masyarakat.










