Dies Natalis ke-89, Rumah Sakit dr. Oen Kandang Sapi Solo Wujudkan Bakti Melayani Sepenuh Hati

oleh
oleh

SOLO, Metta NEWS – Dies natalis ke-89 rumah sakit dr. Oen Kandang Sapi Solo diselenggarakan secara hybride. Mengundang beberapa tamu dari Dinas Kesehatan Surakarta, acara ini berlangsung secara offline di Taman Poliklinik rumah sakit dr. Oen Kandang Sapi, Sabtu (29/1/2022).

Direktur Utama RS dr. Oen Kandang Sapi Solo, Dr. William Tanoyo, M.Kes mengucapkan rasa syukur dapat melayani selama 89 tahun. Pelayanan tersebut dapat tercipta dengan baik berkat dukungan dari segenap tim dokter spesialis baik yang penuh waktu maupun paruh waktu serta rekan-rekan civitas hospitalia.

“Di usia yang ke-89 ini, kami berharap bisa berkontribusi kepada pemerintah dengan segala macam pelayanannya. Harapannya ditengah pandemi ini dapat  melayani lebih baik lagi mengingat penyebaran Covid-19 dihari-hari terakhir ini ditempat kami juga banyak yang mulai positif. Tentunya kita harus waspada.” ucap William Tanoyo, saat ditemui di di Cafe Doi rumah sakit dr. Oen Kandang Sapi seusai acara.

Ulang tahun yang diselenggarakan sederhana karena masih masa pandemi Covid-19 ini merupakan wujud dari empati karena perekonomian yang belum pulih. Sehingga tidak memungkinkan untuk menggelar acara secara berkemewahan karena tidak pantas.

Dalam rangakaian dies natalis ke-89 ini, kompetisi video reels kreasi ucapan dan harapan terhadap rumah sakit dr. Oen Kandang Sapi. Dikemas dalam video berdurasi pendek selama 1 menit diikuti civitas hospitalia dan pelanggan. Pemenang kompetisi tersebut diumumkan pada hari ini. Selain itu terdapat peresmian Cafe Doi rumah sakit dr. Oen Kandang Sapi Solo.

William Tanoyo memaparkan rumah sakit ini memiliki akronim percampuran dalam bahasa Jawa yakni Oen artinya Ono Empati Ning Atiku. Berharap passion yang disumpahkan akan sama dengan empati yang ada dihati segenap civitas hospitalia rumah sakit dr. Oen Kandang Sapi. Merajut semangat para civitas hospitalia dan menunjukkan bahwa Rumah Sakit ada untuk selalu melayani, terlebih di masa pandemi Covid-19.

Di bawah Yayasan Kesehatan Panti Kosala yang memiliki badan usaha yaitu Rumah Sakit dr. Oen Kandang Sapi, dr. Oen Solo Baru, STIKES Panti Kosala dan Klinik Teduh di Solo Baru. Memiliki prinsip non profit yaitu sisa hasil pengusaha tidak dibagi dengan pengurus melainkan digunakan untuk pengembangan gedung, alat peralatan seperti salah satunya MRI 1,5 Tesla seharga hampir 20 miliar dan pengembangan staf.

Terjadi 3 kali perubahan nama, pada awalnya rumah sakit ini bernama rumah sakit Panti Kosala lalu berubah menjadi rumah sakit dr. Oen Surakarta hingga pada 20 Juli 2019,  berubah menjadi rumah sakit dr. Oen Kandang Sapi sebagai yang terakhir. Dengan berbagai macam pertimbangan salah satunya adalah mendekatkan rumah sakit terhadap masyarakat dengan harapan mudah dikenali.

Selain itu masyarakat dapat melihat dr. Oen ini mempunyai fungsi yaitu tugas seorang dokter yang menolong ora mikir jenang apa jeneng. Yaitu untuk merangkul seluruh pelanggan dengan memberikan pelayanan tulus sepenuh hati.

Berupaya meningkatkan mutu pelayanan melalui visi menjadi institusi pelayanan kesehatan yang mandiri dan terjangkau oleh segenap masyarakat serta dengan misi mengupayakan pelayanan kesehatan.

William Tanoyo,  berharap spirit dr. Oen yakni spirit of giving menjadi nilai dalam memberikan pelayanan dengan menjadikannya sebuah panggilan bukan hanya sekedar pekerjaan. Nilai tersebut  diwujudkan dalam 3P yaitu patient centered care, patient safety, patient friendly. Dengan budaya teduh untuk sembuh, melayani sepenuh hati dan senyum sapa peduli.

“Hal itu coba untuk kami terapkan. Kami jadikan sebagai culture kami. Dikatakan sebagai panggilan lebih enak karena menjadi passion jika dibandingkan dengan karyawan,” ungkapnya.

Mendapat apresiasi dari PERSI (Persatuan Rumah Sakit Indonesia) yang diberikan kepada nakes dr. Oen Kandang Sapi dalam pemberian vitamin c injeksi 1 ribu mililiter selama lima bulan. Setiap bulannya dilakukan injeksi vitamin c satu kali, empon-empon atau minuman seperti susu sapi, susu kedelai, susu jahe.

Untuk saat ini rumah sakit dr. Oen Kandang Sapi sedang melangsungkan seribu vaksinasi flu terhadap semua karyawan tanpa melihat apakah tenaga medis atau bukan. Melainkan semua staf yang ada akan diberikan vaksinasi yang bertujuan agar tidak terkena flu selama satu tahun. Diharapkan vaksinasi ini dapat meminimalkan gejala yang dialami apabila terkena Covid-19.

Selain itu, rumah sakit ini juga memiliki kegiatan sosial yang sempat mengalami kendala karena pandemi. Namun salah satu kegiatan sosial seperti donor darah tetap dilaksanakan meningat hal ini merupakan kebutuhan.

Bagian administrasi dan umum, dr. Mulyadi Hartono, MPH mengungkapkan bahwa pada dies natalis rumah sakit dr. Oen Kandang Sapi ke-89 ini memiliki arti khusus. Angka 8 melambangkan suatu kegiatan yang tidak pernah habis. Sedangkan angka 9 melambangkan suatu hal yang mencapai kesempurnaan.

“Kita mungkin belum sempurna tapi dengan 89 bisa tidak kita terus tanpa henti mencapai kesempurnaan ini. Kami berharap masyarakat ikut membantu kami. Jika ada kritikian maupun saran kami buka. Tanpa ada cermin kita tidak bisa melihat diri kita,” ujarnya.

Mengangkat tema “Mewujudkan Bakti Melayani Sepenuh Hati ditengah Pandemi” ini memiliki harapan khusus bagi civitas hospitalia yaitu dapat mewujudkan empati dalam bakti kepada masyarakat.

Peningkatan mutu pelayanan melalui penyegaran pelayanan droenska mobile dipaparkan dalam acara dies natalis kali ini. Droenska mobile diharapkan mampu memudahkan pasien agar tidak kerepotan apabila akan datang ke rumah sakit. Aplikasi ini memudahkan dalam pengecekan jadwal dokter periksa dan juga memudahkan pasien untuk melihat riwayat pengobatannya. Dengan aplikasi ini, rumah sakit tidak lagi mebuat pasiennya harus mebawa banyak berkas saat control ke luar kota.

Dengan bertambahnya usia ini, segenap civitas hospitalia rumah sakit dr. Oen Kandang Sapi berharap dapat saling mengingatkan sesama rekan. Hal ini berharap bisa dilakukan agar tetap melayani dengan segenap hati berlandaskan Oen, ono empati ning atiku atau spirit of giving dr. Oen. (Mg4).