BOGOR, MettaNEWS – Pengendara motor yang hilang terbawa banjir di Jalan Dadali Kota Bogor, Jawa Barat pada Selasa, (11/10) lalu belum juga ditemukan hingga Kamis (13/10) malam ini.
Sebelumnya beredar video amatir di media sosial yang memperlihatkan seorang pengendara wanita jatuh ke dalam gorong-gorong atau saluran air saat hujan deras.
Genangan air yang cukup tinggi ditambah derasnya hujan membuat pandangan sedikit kurang jelas. Alhasil gorong-gorong tersebut juga nyaris tidak terlihat.
Mengenakan mantel lengkap dengan helm wanita tersebut mencoba melawan derasnya air dengan kendaraan roda duanya. Namun naas ia akhirnya jatuh dan terbawa masuk ke saluran air hingga tak lagi terlihat.
Petugas gabungan tim SAR (search and rescue) telah dibentuk untuk melakukan pencarian dengan radius 100 meter dari lokasi kejadian. Di hari pertama petugas mencoba memperluas radius pencarian hingga Sungai Ciliwung.
Selama dua hari mencari korban hingga kini hasil pencarian masih juga nihil. Sebelumnya pada Rabu (12/10) petugas mulai mendapatkan tanda-tanda keberadaan korban saat ditemukannya barang-barang yany diduga milik korban, seperti helm, pelat nomor motor, hingga spion motor.
“Kami melakukan pencarian di beberapa titik lokasi lainnya. Pencarian juga dilakukan hingga ke perbatasan wilayah Kabupaten Bogor,” kata Kepala Pelaksana Badan Penanggulangan Bencana Daerah (BPBD) Kota Bogor Theofilio Patricio Freitas, Rabu (12/10/2022).
Theo mengatakan untuk mencari korban, pihaknya menerjunkan regu penyelam. Namun, diakuinya, medan yang dihadapi petugas cukup berat selain faktor cuaca.
Belakangan diketahui wanita tersebut merupakan mahasiswa Institut Pertanian Bogor (IPB) semester 5 atas nama Adzara Nabila warga Cilebut, Kabupaten Bogor. Hal ini terungkap setelah berhasil mengindentufikasi pelat nomor kendaraan milik korban.
“Ketika diidentifikasi pelat nomornya, kami kontak keluarganya, ternyata mereka bilang anaknya belum pulang. Korban mahasiswa IPB semester V, usianya sekitar 20 tahun,” ujar Theo.
Tingginya curah hujan yang menerjang Kota Bogor selama beberapa hari terakhir juga sebabkan longsor. Beberapa ruas jalan juga tergenang air yang cukup tinggi.
“Kami bagi beberapa personel di lokasi titik awal hingga ke arah Ciliwung di Situ Duit. Kami juga sudah pasang jaring di sekitar Ciliwung,” beber Theo.
Lanjut Theo, pencarian sempat dihentikan lantaran cuaca yang tak mendukung dan gelapnya lokasi pencarian. Untuk itu pihaknya terus menginformasikan ke keluarga korban terkait proses pencarian tersebut.
“Kami sudah bagi beberapa personel. Pencarian dilakukan mulai dari lokasi awal korban terseret arus hingga ke Sungai Ciliwung. Kami juga sudah pasang jaring di sekitar situ,”
Hingga berita ini diturunkan belum ada informasi mengenai penemuan mahasiswa IPB tersebut.








