Data BPS, Dari 35 Kabupaten/Kota, Solo Rangking 11 Terendah Penduduk Miskin

oleh
oleh
Rumah tak layak huni
Bantuan Sosial Perumahan Swadaya untuk Rumah Tak Layak Huni di Surakarta

SOLO, MettaNEWS – Partai Keadilan Sejahtera (PKS) menyebut Kota Solo sebagai kota dengan penduduk miskin terbesar di Jawa Tengah. Sementara itu, melihat data jumlah penduduk miskin di 35 Kabupaten / Kota dari Badan Pusat Statistik (BPS) Surakarta tercatat Solo menempati urutan ke 11 untuk jumlah penduduk miskinnya. 

Koordinator Fungsi Statistik Sosial BPS Surakarta, Bambang Nugraha mengatakan kurang benar jika angka kemiskinan Solo disebut tertinggi di Jateng. 

“Beberapa daerah di Jawa Tengah banyak yang angka kemiskinannya justru lebih tinggi dari Solo,” jelas Bambang. 

Bambang mengungkapkan berdasarkan data BPS tahun 2021, Solo menempati rangking 11 terendah dari 35 kabupaten/kota di Jawa Tengah untuk penduduk miskinnya, dengan persentase 9.40 persen. Sebelumnya, tahun 2021 jumlah penduduk miskinnya di angka 9.03 persen. 

“Tidak benar kalau disebut tertinggi di Jateng, karena masih banyak daerah di Jateng yang lebih tinggi. Posisi kemiskinan di Solo medium, ada yang 17 persen jumlah penduduk miskinnya,” tandas Bambang.

Bambang menyebut Solo belum pernah berada di posisi tertinggi untuk tingkat penduduk miskin. 

“Kelihatannya belum pernah, ya kita masih terjaga, untuk angka kemiskinan. Memang terjadi kenaikan. Tapi untuk disebut tertinggi nggak juga ya,” ungkap Bambang. 

Sementara itu, melihat data BPS, Kabupaten Rembang tercatat sebagai daerah dengan angka penduduk miskin terbesar yakni sebesar 17.59 persen.