SOLO, MettaNEWS – Korem 074/Warastratama melakukan pencanangan ulang Zona Integritas menuju Wilayah Bebas Korupsi (WBK) dan Wilayah Birokrasi Bersih dan Melayani (WBBM), Selasa (18/3/2025). Pencanangan pertama telah dilakukan pada (16/1/2019) lalu. Hal tersebut disampaikan Komandan Korem 074/Warastratama Kolonel Inf M. Ary Yudistira, S.I.P., M.I.Pol., M. Han.
Danrem Ary mengatakan, pencanangan ulang zona integritas menuju WBK dan WBBM ini merupakan tindak lanjut dari peraturan pemerintah tentang reformasi birokrasi.
“Pencanangan ulang Zona Integritas ini merupakan langkah nyata komitmen seluruh aparatur militer dan sipil. Hal tersebut merupakan implementasi reformasi birokrasi guna mendukung program pemerintah dalam mewujudkan peningkatan kapasitas dan akuntabilitas organisasi pemerintah yang bersih dan bebas KKN serta peningkatan pelayanan publik,”ujar Danrem.
Pada kesempatan tersebut Danrem menyampaikan Slogan Zona Integritas Korem 074/Warastratama yakni SAKTI yang merupakan trigger anggota Korem 074/Warastratama dalam bekerja.
“SAKTI dalam artian Solutif yakni Korem 074/Wrt beserta jajaran memiliki kemampuan untuk mencari dan menerapkan solusi atas suatu masalah atau tantangan yang di hadapi dalam tugas sehari-hari. Adaptif yaitu Korem 074/Wrt beserta jajaran selalu semangat dan memiliki kemampuan berinovasi, kreatif, serta proaktif dalam menghadapi perubahan di sekitarnya. Kredibel yakni Korem 074/Wrt beserta jajaran dapat dipercaya dalam melaksanakan tugas baik diluar maupun didalam lingkungan TNI-AD. Transparan, Korem 074/Wrt beserta jajaran memiliki keterbukaan informasi yang dapat diakses oleh prajurit dan masyarakat terkait program pelayanan publik. Serta integritas Korem 074/Wrt beserta jajaran selalu berfikir, berkata, berperilaku dan bertindak dengan baik dan bernar serta memegang teguh kode etik dan prinsip-prinsip moral,” bebernya.
“Selanjutnya saya berharap adanya saran, masukan dan dukungan dari semua pihak sehingga pencanangan Zona Integritas di Korem 074/Warastratama ini dapat berhasil sesuai yang diharapkan,” pungkas Kolonel Inf M. Ary Yudistira.









