Dai MUI Pusat Ungkap Empat Kunci Sukses Hidup Dunia dan Akhirat

oleh
oleh

SOLO, MettaNEWS – Dai Champions Standardisasi Majelis Ulama Indonesia (MUI) Pusat, Dwi Jatmiko, menyampaikan empat kunci sukses hidup dunia dan akhirat dalam kajian keislaman yang digelar di Masjid At Taufiq, RW 20 Kadipiro, Kecamatan Banjarsari, Kota Surakarta, Jawa Tengah, Minggu (4/1/2026).

Dalam tausiyahnya, Ustaz Jatmiko menyebutkan bahwa kunci pertama untuk meraih kesuksesan dunia dan akhirat adalah belajar agama. Menurutnya, menuntut ilmu merupakan jalan mulia yang akan mengantarkan seseorang kepada keselamatan dan kebahagiaan hakiki.

“Siapa yang menempuh jalan untuk mencari ilmu, maka Allah akan mudahkan baginya jalan menuju surga,” tutur Jatmiko, mengutip Hadits Riwayat Muslim.

Kunci kedua, lanjut Jatmiko, adalah selalu mengingat kematian. Ia menjelaskan bahwa Rasulullah SAW menyebut orang yang paling cerdas dan mulia adalah mereka yang paling banyak mengingat kematian dan paling siap menghadapinya.

“Orang-orang inilah yang akan mendapatkan kemuliaan di dunia dan kemuliaan di akhirat,” katanya.

Ia juga menambahkan bahwa sering kali manusia baru menyadari pentingnya kehidupan dunia setelah ajal menjemput. Dalam kondisi penyesalan tersebut, salah satu keinginan terbesar orang yang telah meninggal adalah kembali ke dunia untuk bersedekah.

“Kita bisa membaca dalam QS Al-Munafiqun ayat 10, tentang permohonan agar diberi kesempatan hidup kembali untuk bersedekah dan menjadi orang saleh,” jelas Jatmiko yang juga merupakan anggota Pimpinan Majelis Pembinaan Kader dan Sumber Daya Insani PDM Solo.

Kunci ketiga untuk meraih kesuksesan dunia dan akhirat adalah membaca Alquran. Ia mengingatkan bahwa Alquran bukan hanya pedoman hidup di dunia, tetapi juga akan menjadi penolong di akhirat kelak.

“Bacalah Alquran karena pada hari kiamat, ia akan datang sebagai syafaat bagi para pembacanya,” ucapnya, mengutip Hadits Riwayat Muslim.

Selain itu, ia mengajak jamaah untuk mengamalkan tujuh prinsip dalam berinteraksi dengan Alquran, yakni meyakini, membaca, mempelajari, memahami, melaksanakan, mensyiarkan, dan melestarikan Alquran.

Kunci keempat, menurut Jatmiko, adalah memperbanyak doa di mana pun berada. Ia mencontohkan doa Rasulullah SAW yang memohon keselamatan dalam beragama serta menekankan pentingnya memakmurkan masjid.

“Masjid adalah Rumah Allah dan menjadi saksi kebaikan seseorang. Rasulullah bersabda, jika ada orang yang sering keluar masuk masjid, maka pastikan dia orang baik,” pungkasnya.