Cetak Wirausaha, SMK N 4 Solo Gandeng Rotary Solo Kartini Praktek Pembuatan Suvenir

oleh
oleh
rotary solo kartini
Rotary Club Solo Kartini gelar pelatihan pembuatan hampers dan suvenir pada murid SMK N 4 Surakarta, Senin (18/4/2022) | Metta News / Puspita

SOLO, Metta NEWS – Sesuai dengan visi misi sekolah menengah kejuruan saat ini di mana SMK wajib bersinergi dengan industri dan bisa meluluskan anak didik dengan membawa bekal untuk membuka usaha sendiri, SMK N 4 Surakarta menggandeng Rotary Club Solo Kartini untuk memberi pelatihan praktek langsung pembuatan suvenir dan hampers. 

Pelatihan berlangsung selama satu hari pada Senin (18/4/2022) di ruangan SMK N 4 Surakarta yang dibimbing langsung oleh praktisi-praktisi dari Rotary Club Solo Kartini. Pada pelatihan ini sebanyak 150 an anak belajar membuat suvenir berupa kerajinan boneka jepang dua dimensi dari kain perca batik dan hampers bingkisan unik untuk event-event spesial. 

Ditemui di sela-sela workshop suvenir dan hampers, Kepala Sekolah SMK N 4 Surakarta Wening Sukmanawati memaparkan SMK N 4 Surakarta yang menjadi salah satu sekolah pusat unggulan khususnya jurusan pariwisata ini terus bekerja sama dengan industri dan menjalin link dengan komunitas-komunitas untuk kemajuan pengetahuan dan keterampilan bagi anak didiknya. 

“Jadi ini klop banget, ini edukasi sekali bagi anak-anak untuk kedepannya. Artinya untuk mendesain mereka di bisnisnya. Ini cocok sekali dengan program SMK sekarang bahwa anak-anak yang lulus itu harus bisa menjadi seorang wirausaha, tidak hanya bekerja. Terima kasih untuk Rotary Solo Kartini dengan kreativitas ini merangsang anak-anak untuk berkreasi dan ulet,” terang Wening. 

Pemilihan materi pelatihan ini juga disesuaikan dengan kebutuhan industri saat ini. Wening menyebut pembuatan hampers dan suvenir ini menggunakan bahan dari kain perca dan bahan sederhana serta mudah didapatkan. Wening menjelaskan peserta adalah kelas X, dari masing-masing jurusan yakni boga, perhotelan, busana, kecantikan. Yang semua jurusan tersebut lanjut Wening berhubungan dengan kerajinan suvenir dan hampers. 

“Materinya ini juga ada towel art nya, juga diajari membuat hampers untuk paket lebaran dengan kerudung jadi nge link sekali antara sekolah dengan program dari Rotary,” imbuhnya. 

Presiden Rotary Club Solo Kartini Santi Lim menuturkan biasanya pembuatan boneka Jepang dua dimensi ini menggunakan kertas washi. Namun di Indonesia lebih memanfaatkan kain perca batik. 

“Kita memilih SMK 4 dan pesertanya adalah anak-anak perempuan semua karena ini dalam rangka program internasional Rotary Club Solo Kartini Girl Empowerment yang merupakan salah satu penekanan kegiatan pada tahun 2022/2023,” jelas Santi. 

Santi mengungkapkan peserta pelatihan dibagi dua kelompok untuk pembuatan hampers Lebaran dan kerajinan suvenir boneka Jepang 2 dimensi.

“Anak-anak diajari bagaimana membuat hampers yang kreatif, memanfaatkan seperti snack ringan, bahan kebutuhan sehari-hari yang terjangkau harganya dan semua bahan pelatihan Rotary Club Solo Kartini yang menyediakan,” urainya. 

Sementara itu, Assistant Governor Rotary Region 4 Silviani Tri Budi Esti mengatakan anak-anak SMK N 4 Surakarta sangat antusias, cepat mengikuti arahan pelatihan dan semangat luar biasa dalam pelatihan sehari ini. 

“Sebelum ini Rotary sudah sering berkegiatan di SMK N 4 Surakarta mulai dari seminar pengenalan Thalasemia, workshop perdamaian, program pertukaran pelajar, memasak dan table manner,” tuturnya. 

Rotary Past District Governor 3420 Febri Hapsari Dipokusumo menambahkan lewat program empowerment girl ini harapannya kedepan anak-anak lulusan SMK N 4 Surakarta bisa berdaya saing dalam usaha dan mengembangkan bisnis sendiri. 

“Kami memilih sekolah ini menyambung kerja sama yang sudah berjalan lebih dari 5 tahun. SMK ini mempunyai jurusan busana, tata boga, pariwisata dan ada mata pelajaran kewirausahaan. Beberapa kali sebelum pandemi semua siswa Rotary Youth Exchange dari berbagai negara kita titipkan di sekolah ini,” pungkas Febri.