SOLO, MettaNEWS – Pensiunan tamtama TNI Angkatan Darat, Kopral Partika Subagyo Lelono yang lebih dikenal Kopral Bagyo kembali beraksi dengan cara unik untuk mensyukuri kelulusannya, dalam menempuh pendidikan Paket C (Setara SMA).
Tampil dengan aksi teatrikalnya, Bagio mengejar ijazah hasil kejar paket C yang dibawa oleh ojek online (ojol) di kawasan air mancur Plaza Manahan, Rabu (28/9/22). Ia sangat bersemangat dengan aksinya itu.
Bagio menyebut aksinya ini untuk menyampaikan pesan motivasi. Di usianya yang telah menginjak 60 tahun, ia tetap semangat untuk kembali bersekolah.
“Mungkin ini aksi humor, tapi bisa memotivasi. Saya masih mampu, masih bisa, masih niat untuk meraih prestasi, ayo yang masih muda-muda jangan malas,” ungkap Bagyo.
Sedikit bercerita, dulunya ia mendaftar sebagai TNI dengan ijazahnya ST (sekolah Teknik) atau jenjang sekolah menengah pertama (SMP). Ia bertugas menjadi anggota TNI pada tahun 1983 dan pensiun pada 2016 lalu.
Kini ia ditugaskan menjadi pengajar di Perguruan Tinggi Politeknik Akbara di Solo, dan sering berkecimpung menjadi relawan di PMI.
“Lingkungan kami (di kampus) semua bertitel. Yang tidak bertitel saya aja, di samping itu saya juga punya cucu tiga, saya malu dengan lingkungan dan cucu saya. Takutnya dia malu punya kakek kok cuma berpendidikan setara SMP. Nah dengan dasar itu saya timbul ingin belajar minimal punya ijazah SMA ini,” ujarnya.
Ia juga menuturkan akan meneruskan pendidikannya di bangku perkuliahan tingkat diploma 4 (D4). Bahkan ia mengaku telah mendapatkan beasiswa dari kampusnya tersebut.
“Biar berkumis begini, tapi masih semangat duduk di D4,” tandasnya.
Sebagai informasi, Kopral Subagyo terkenal dengan aksi-aksi ekstrem yang beberapa kali memecahkan rekor Muri,
Beberapa aksinya yakni push up selama 21 jam 40 menit dengan jumlah 9.260 kali, koprol sepanjang lima kilometer, mengitari Monas selama 25 jam, hingga minum minyak rem dan mandi air cabai. Aksi-aksi itu ia lakukan untuk memeriahkan hari-hari besar seperti ulang tahun TNI dan sebagainya.








