Kisah Inspiratif Ayah-Anak! Daniel dan Lucky Antar Woodball Solo ke Final Porprov Jateng 2026

oleh
oleh

SEMARANG, MettaNEWS – Kisah menarik sekaligus inspiratif datang dari cabang olahraga (cabor) woodball Kota Surakarta dalam ajang Pekan Olahraga Provinsi (Porprov) Jawa Tengah XVII 2026. Pasangan ayah dan anak, Daniel Kaputing dan Lucky Fernando Daniel, sukses melangkah ke partai final nomor ganda putra setelah menaklukkan wakil Kabupaten Grobogan di babak semifinal.

Kepastian tiket final diperoleh setelah keduanya memenangi pertandingan nomor fairway competition yang berlangsung di Candi Golf, Kota Semarang, Rabu (28/10/2026) siang. Duel berlangsung dramatis hingga harus ditentukan melalui babak sudden death dengan skor akhir 5-4 untuk kemenangan pasangan Surakarta.

Perjuangan Daniel dan Lucky tidak berjalan mudah. Sempat unggul 4-1, pasangan Surakarta justru mendapat tekanan dari wakil Grobogan, Abdur Rahman dan Naufal Aqiel Annafi, yang berhasil mengejar ketertinggalan hingga menyamakan kedudukan menjadi 4-4.

Ketua Pengurus Kota (Pengkot) Indonesia Woodball Association (IWbA) Surakarta, Nunik Dwi Sukowati, mengakui pertandingan semifinal tersebut sempat membuat timnya tegang. Namun, Daniel dan Lucky mampu menjaga konsentrasi hingga akhirnya memastikan kemenangan.

“Kita sempat unggul 4-1, terus dikejar sampai skornya berimbang 4-4. Akhirnya seperti final, ada sudden death. Kami mengambil satu lapangan lagi dan puji Tuhan skor kami bagus. Akhirnya menang 5-4,” ungkap Nunik, Rabu malam.

Keberhasilan menembus final menjadi pencapaian penting bagi kontingen woodball Kota Surakarta. Pasalnya, pasangan ganda putra tersebut menjadi satu-satunya wakil Solo yang berhasil melangkah hingga partai puncak Porprov Jateng 2026.

Menariknya, Daniel dan Lucky bukan sekadar rekan satu tim. Keduanya merupakan pasangan ayah dan anak yang kini berjuang bersama membawa nama Kota Surakarta di ajang olahraga tingkat provinsi.

Menurut Nunik, pasangan tersebut awalnya bukan kombinasi yang direncanakan oleh tim. Pengurus sempat mempertimbangkan sejumlah komposisi pemain sebelum akhirnya memutuskan memasangkan Daniel dengan putranya.

Keputusan tersebut ternyata membuahkan hasil positif. Daniel yang telah lama menekuni woodball melihat perkembangan kemampuan Lucky selama menjalani latihan bersama.

“Unik sekali (pasangan ganda putra). Anaknya itu sempat tidak mau dipasangkan, tetapi bapaknya yakin karena setiap latihan dia melihat perkembangan dan kemampuan anaknya. Daniel itu pemain lama dan saat main Porprov di Kota Solo 2018 anaknya masih usia 2 tahun,” jelas Nunik.

Kini, pasangan ayah dan anak tersebut tinggal selangkah lagi untuk mempersembahkan medali bagi Kota Surakarta. Pada partai final, Daniel dan Lucky akan menghadapi tuan rumah Kota Semarang yang diperkuat Chris Subiyanto dan Kastari.

Pertandingan final dijadwalkan berlangsung Kamis (29/10/2026) pukul 10.40 WIB di Candi Golf, Kota Semarang.

Nunik berharap Daniel dan Lucky mampu mempertahankan penampilan terbaiknya sekaligus mengatasi tekanan pada pertandingan penentuan tersebut.

“Di partai semifinal tadi bebannya berat. Setelah masuk final hati kami jadi lebih tenang, doakan semoga di final besok pasangan ganda putra bisa bermain sebaik-baiknya dan membawa oleh-oleh untuk Kota Solo,” pungkasnya.

Perjalanan Daniel dan Lucky menjadi cerita tersendiri dalam Porprov Jateng 2026. Lebih dari sekadar mengejar medali, keduanya membuktikan bahwa semangat, kepercayaan, dan kebersamaan keluarga dapat menjadi kekuatan untuk berprestasi di arena olahraga.