SEMARANG, MettaNEWS – Perjuangan penuh semangat ditunjukkan atlet sepatu roda Kota Surakarta, Rotua Raya Juandika, dalam ajang Pekan Olahraga Provinsi (Porprov) Jawa Tengah XVII 2026. Meski harus bertanding dengan kondisi cedera ankle atau pergelangan kaki, atlet berusia 22 tahun tersebut sukses meraih medali emas pada nomor freestyle slide.
Mahasiswa Fakultas Keolahragaan (FKOR) Universitas Sebelas Maret (UNS) Solo itu harus melewati perjuangan tidak mudah. Rasa nyeri akibat cedera yang dialaminya tak menghalangi langkah Rotua sejak babak kualifikasi, semifinal, hingga final untuk mempersembahkan medali emas bagi Kota Surakarta.
Rotua mengaku tidak menyangka bisa meraih hasil terbaik di tengah kondisi fisik yang belum sepenuhnya pulih. Baginya, keberhasilan tersebut menjadi pencapaian istimewa karena harus berjuang melawan rasa sakit selama pertandingan.
“Hasil (emas) ini sebenarnya perasaan saya tidak bisa berkata-kata. Soalnya saya turun di Porprov ini dalam kondisi cedera ankle, jadi saya cuma berusaha semaksimal mungkin,” ungkap Rotua, Rabu (28/10/2026).
Cedera tersebut dialami sekitar dua pekan sebelum Porprov berlangsung. Saat itu, Rotua tengah mempersiapkan diri untuk mengikuti sebuah kejuaraan sepatu roda di Jakarta sebagai bagian dari rangkaian persiapan menuju Porprov Jateng 2026.
Namun, sehari sebelum keberangkatan, ia mengalami cedera ankle saat menjalani sesi latihan terakhir. Kondisi tersebut sempat membuatnya pesimistis dapat tampil maksimal dan memenuhi target medali emas untuk Kota Surakarta.
“Saya sempat pesimistis, kayak ‘ah, ini bisa nggak ya buat Porprov besok, melihat ankle kayak gini’. Tapi, dukungan orang tua, pelatih, dan orang-orang di sekitar selalu meyakinkan saya. Jadi, saya mengesampingkan rasa sakit ini untuk hari ini,” tuturnya.
Dalam nomor freestyle slide, atlet dituntut meluncur dengan kecepatan tinggi sebelum melakukan berbagai trik untuk menghentikan laju sepatu roda. Nomor ini membutuhkan kombinasi keterampilan teknik, keberanian, dan konsentrasi tinggi.
Bagi Rotua, freestyle slide menjadi salah satu nomor favorit karena menawarkan tantangan sekaligus sensasi adrenalin.
“Saya pribadi senang di freestyle karena banyak trik-triknya. Seperti kategori slide ini, kita meluncur kencang lalu melakukan trik untuk mengerem. Saya suka adrenalinnya di situ,” imbuhnya.
Kecintaan Rotua terhadap olahraga sepatu roda freestyle telah tumbuh sejak 2016, ketika dirinya masih duduk di bangku kelas VI sekolah dasar. Ketertarikan tersebut bermula dari aktivitas komunitas yang kemudian berkembang menjadi klub Raptor Surakarta, tempatnya terus mengasah kemampuan hingga saat ini.
Keberhasilan meraih emas Porprov Jateng 2026 juga menjadi pencapaian penting dalam perjalanan kariernya. Pada Porprov sebelumnya di kawasan Pati Raya 2023, Rotua hanya mampu menempati posisi keempat.
Kini, kerja keras dan perjuangannya membuahkan hasil dengan meraih medali emas pertama di ajang Porprov. Ia secara khusus mempersembahkan kemenangan tersebut kepada kedua orang tuanya yang selama ini selalu memberikan dukungan dan doa.
“Emas pertama ini untuk orang tua saya yang selalu mendukung dan membantu lewat doa. Ini Porprov Jateng kedua saya, Porprov di Pati Raya 2023 itu saya hanya berada di urutan keempat,” pungkasnya.
Prestasi Rotua menjadi gambaran semangat pantang menyerah atlet muda Kota Surakarta dalam memperjuangkan prestasi. Dukungan keluarga, pelatih, serta lingkungan menjadi bagian penting yang mengantarkannya meraih podium tertinggi Porprov Jateng 2026.








