Murid Kelas II SD Muhammadiyah PK Kottabarat Eksplorasi Alam dan Sains di Salatiga Eco Park

oleh
oleh

SOLO, MettaNEWS – Sebanyak 82 murid kelas II SD Muhammadiyah Program Khusus (PK) Kottabarat Solo mengikuti field trip edukatif di Salatiga Eco Park (SAE), Kumpulrejo, Kecamatan Argomulyo, Salatiga, Senin (21/9/2026).

Mengusung tema “Eco Adventure: Explore, Learn, and Grow Together”, kegiatan tersebut menjadi sarana pembelajaran kontekstual di luar kelas untuk memperkaya wawasan, keterampilan, dan kemandirian murid melalui pengalaman langsung di alam terbuka.

Koordinator Tim Kelas II, Rini Dewi Puspitasari, mengatakan pembelajaran berbasis pengalaman langsung memiliki peran penting bagi tumbuh kembang anak usia sekolah dasar.

“Melalui kegiatan field trip ini, para murid tidak hanya mendapatkan teori, tetapi juga belajar secara nyata, aktif, dan bermakna di alam terbuka. Harapan kami, pengalaman yang didapat hari ini dapat menumbuhkan kepedulian lingkungan serta membentuk sikap mandiri serta mampu bekerja sama,” terangnya.

Rombongan berangkat dari sekolah pada pukul 07.30 WIB dan menempuh perjalanan sekitar dua jam menuju Salatiga. Setibanya di lokasi, kegiatan diawali dengan senam pagi bersama Tim Pemandu SAE.

Aktivitas tersebut dilakukan untuk membangun kesiapan sekaligus semangat para murid sebelum mengikuti berbagai kegiatan edukatif yang telah disiapkan.

Selanjutnya, para murid mengikuti mini workshop kerajinan selama sekitar satu jam. Kegiatan tersebut dibagi menjadi tiga fokus, yakni mewarnai media gerabah, membuat clay dari tanah, serta meracik lilin aromaterapi.

Beragam aktivitas tersebut dirancang untuk melatih koordinasi motorik, ketelitian, dan kreativitas murid sekaligus mengenalkan pemanfaatan bahan-bahan yang tersedia di lingkungan sekitar.

Eksplorasi Alam hingga Museum Sains

Petualangan kemudian dilanjutkan melalui mini outbound dengan menelusuri sejumlah zona edukasi di Salatiga Eco Park.

Para murid mendapatkan pengalaman mengenal tanaman rempah, mempelajari proses pembuatan jamu, melihat budidaya ikan, serta berinteraksi langsung dengan berbagai satwa, seperti rusa, kelinci, domba, dan burung.

Pembelajaran tidak hanya berfokus pada lingkungan hidup. Para murid juga diajak mengunjungi museum sains untuk mencoba berbagai peragaan ilmu pengetahuan dan teknologi secara interaktif.

Melalui aktivitas tersebut, murid memperoleh kesempatan untuk menghubungkan materi pembelajaran di sekolah dengan fenomena yang dapat diamati dan dicoba secara langsung.

Rangkaian kunjungan kemudian ditutup dengan kegiatan di area art work. Di lokasi tersebut, murid melihat pemanfaatan barang bekas yang diolah menjadi karya seni estetik.

Selain itu, mereka juga mencoba berbagai permainan tradisional berbahan kayu yang dirancang untuk melatih ketangkasan sekaligus kemampuan bekerja sama dalam kelompok.

Keceriaan selama mengikuti kegiatan juga dirasakan salah satu murid kelas II, Feisya Anindira Yudanto.

“Seru sekali, kita bisa mencoba berbagai jenis permainan dan diajak berkeliling kebun untuk mensyukuri nikmat Allah Swt.,” ucapnya.

Setelah menyelesaikan seluruh rangkaian kegiatan, para murid diarahkan untuk membersihkan diri, melaksanakan ibadah salat, dan makan siang bersama.

Rombongan kemudian meninggalkan Salatiga Eco Park pada pukul 14.00 WIB untuk kembali ke Kota Solo.

Melalui kegiatan Eco Adventure, SD Muhammadiyah PK Kottabarat Solo memberikan pengalaman belajar yang memadukan eksplorasi alam, sains, kreativitas, serta aktivitas kelompok. Kegiatan tersebut sekaligus menjadi ruang bagi murid untuk belajar mandiri, bekerja sama, dan menumbuhkan kepedulian terhadap lingkungan melalui pengalaman secara langsung.