Pasar Global Dibuka, Industri Mebel Indonesia Bidik Ekspor US$6 Miliar

oleh
oleh

SOLO, MettaNEWS – Kementerian Perdagangan (Kemendag) mendorong perluasan pasar industri mebel dan kerajinan Indonesia ke pasar global melalui partisipasi dalam Trade Expo Indonesia (TEI) ke-41 Tahun 2026.

Upaya tersebut salah satunya dilakukan melalui kegiatan CEO Gathering Calon Peserta Trade Expo Indonesia (TEI) ke-41 yang digelar Direktorat Jenderal Pengembangan Ekspor Nasional (PEN) Kemendag bersama Himpunan Industri Mebel dan Kerajinan Indonesia (HIMKI) di Alila Ballroom, Solo, Kamis (20/8/2026).

Kegiatan tersebut menjadi momentum untuk meningkatkan partisipasi pelaku usaha Furniture dan Home Decor dalam TEI 2026 yang akan berlangsung pada 14-18 Oktober 2026 di Indonesia Convention Exhibition (ICE) BSD City, Tangerang.

Direktur Jenderal Pengembangan Ekspor Nasional Kemendag, Fajarini Puntodewi, mengatakan TEI menjadi salah satu wadah strategis untuk mempertemukan produk unggulan Indonesia dengan pasar internasional.

Menurut dia, kesiapan produk nasional untuk bersaing di pasar dunia harus didukung kualitas yang tinggi, inovasi berkelanjutan, serta kemampuan memenuhi standar internasional.

“Melalui Trade Expo Indonesia, kesiapan produk-produk lokal dapat tampil sebagai simpul utama perdagangan dunia,” ujarnya.

Fajarini menambahkan, kolaborasi dengan sektor mebel dan kerajinan diharapkan mampu menghadirkan ruang pameran baru sekaligus memperkuat posisi TEI sebagai hub dan pusat sourcing produk unggulan Indonesia bagi buyer internasional.

Sementara itu, Kepala Umum HIMKI, Abdul Sobur, mengatakan Kota Surakarta memiliki potensi besar sebagai salah satu pusat industri furniture dan home decor.

Dia menyebut keterlibatan HIMKI dalam TEI merupakan bagian dari upaya mendorong industri mebel dan kerajinan Indonesia semakin kuat menembus pasar ekspor.

“Melalui Trade Expo Indonesia, kami merasa pameran ini sudah disiapkan secara matang oleh pemerintah melalui Kementerian Perdagangan untuk mendukung industri di Indonesia, salah satunya industri Furniture dan Home Decor,” kata Abdul.

Dia berharap dukungan pemerintah melalui TEI mampu mendorong industri furniture dan home decor mencapai target penjualan ekspor hingga 6 miliar dolar AS.

HIMKI dan Penyelenggara TEI Teken MoU

CEO Gathering di Surakarta juga ditandai dengan penandatanganan nota kesepahaman atau MoU antara PT Debindomulti Adhiswasti sebagai penyelenggara TEI ke-41 dengan HIMKI.

Kerja sama tersebut menjadi kemitraan strategis untuk pengisian Paviliun Furniture dan Home Decor dalam TEI 2026. Penandatanganan MoU disaksikan langsung Menteri Perdagangan RI Budi Santoso.

Direktur Utama PT Debindomulti Adhiswasti, Vibiadhi Swasti Pradana, mengatakan pihaknya berkomitmen menghadirkan platform pameran yang profesional sekaligus membuka peluang pengembangan pasar ekspor bagi pelaku usaha Indonesia.

“Trade Expo Indonesia siap menjadi jembatan bagi industri Furniture dan Home Decor Indonesia untuk melangkah maju ke pasar internasional,” ujarnya.

Menurut Vibiadhi, kehadiran buyer dan mitra strategis dari berbagai negara diharapkan dapat memperluas jaringan pasar serta menciptakan kemitraan bisnis yang berkelanjutan.

TEI Jadi Momentum Perluas Pasar Ekspor

Menteri Perdagangan Budi Santoso menegaskan TEI merupakan salah satu instrumen strategis pemerintah untuk memperluas akses pasar ekspor nasional.

Selain menjadi ruang promosi produk Indonesia, TEI juga mempertemukan pelaku usaha nasional dengan buyer dari berbagai negara.

Budi mengatakan penyelenggaraan TEI tahun ini menjadi semakin penting di tengah berbagai perkembangan kerja sama perdagangan internasional yang dilakukan Indonesia, termasuk EU-CEPA serta sejumlah kesepakatan perdagangan dengan negara mitra.

“Trade Expo Indonesia merupakan salah satu instrumen strategis pemerintah dalam memperluas akses pasar ekspor nasional sekaligus mempertemukan pelaku usaha Indonesia dengan buyer dari berbagai negara,” kata Budi.

Dia mendorong pelaku industri furniture dan home decor memanfaatkan berbagai kemudahan akses pasar yang telah disiapkan pemerintah.

Dengan partisipasi yang semakin besar, industri mebel dan kerajinan Indonesia diharapkan mampu membuka pasar baru, meningkatkan ekspor, serta memperkuat daya saing produk nasional di pasar internasional.

Trade Expo Indonesia (TEI) ke-41 Tahun 2026 sendiri akan digelar secara langsung pada 14-18 Oktober 2026 di ICE BSD City, Tangerang.