SOLO, MettaNEWS – Wakil Wali Kota Surakarta Astrid Widayani mengukuhkan 23 anggota Pasukan Satya Wigara (Pasatya Wigara) Kota Surakarta Tahun 2026, Rabu (12/8/2026). Mereka akan bertugas sebagai pasukan pengibar bendera dalam Upacara Peringatan Hari Pramuka ke-65 Kota Surakarta pada Jumat (14/8/2026).
Ke-23 anggota Pasatya Wigara tersebut merupakan peserta terbaik yang berhasil lolos dari proses seleksi yang diikuti 288 peserta. Setelah menjalani berbagai tahapan seleksi dan pelatihan, hanya 23 peserta yang dinyatakan terpilih dan resmi dikukuhkan.
Astrid mengatakan, terpilih menjadi anggota Pasatya Wigara merupakan sebuah kehormatan sekaligus amanah. Sebab, mereka dipercaya setelah melewati proses seleksi yang diikuti ratusan peserta.
“Menjadi anggota Pasatya Wigara merupakan sebuah kehormatan sekaligus amanah. Dari 288 pendaftar, hanya 23 orang yang terpilih. Karena itu, kepercayaan ini harus dijaga dan dilaksanakan dengan sebaik-baiknya,” kata Astrid dalam sambutannya.
Ia meminta seluruh anggota menjalankan tugas pengibaran bendera pada Upacara Peringatan Hari Pramuka ke-65 dengan disiplin, penuh tanggung jawab dan kesungguhan.
Menurut Astrid, tugas tersebut bukan sekadar menjalankan prosesi upacara. Para anggota Pasatya Wigara juga membawa nama baik keluarga, sekolah, Gerakan Pramuka hingga Kota Surakarta.
“Jaga kehormatan pasukan. Tunjukkan kedisiplinan, kekompakan dan tanggung jawab saat menjalankan tugas. Jadikan momen ini sebagai kebanggaan bagi keluarga, sekolah, Gerakan Pramuka, dan Kota Surakarta,” ujarnya.
Astrid juga mengingatkan agar pengalaman selama proses seleksi dan pelatihan tidak berhenti setelah tugas pengibaran bendera selesai.
Menurutnya, berbagai nilai yang diperoleh selama proses tersebut dapat menjadi bekal penting bagi anggota Pasatya Wigara dalam kehidupan sehari-hari.
Ia menyebut kedisiplinan, kerja sama, kepemimpinan, keberanian dan tanggung jawab sebagai karakter penting yang perlu dimiliki generasi muda.
“Nilai-nilai Trisatya dan Dasa Dharma jangan berhenti sebagai hafalan, tetapi benar-benar diterapkan dalam kehidupan sehari-hari,” tegasnya.
Di tengah perkembangan teknologi yang semakin cepat, Astrid juga berharap anggota Pasatya Wigara mampu menjadi generasi muda yang kreatif, inovatif dan adaptif tanpa meninggalkan karakter serta nilai-nilai kebangsaan.
“Generasi muda harus mampu mengikuti perkembangan zaman, tetapi tetap memiliki karakter yang kuat, memahami nilai kebangsaan dan mampu memberikan kontribusi positif bagi lingkungan,” lanjutnya.
Astrid turut memberikan apresiasi kepada seluruh pihak yang mendukung proses pembentukan Pasatya Wigara Kota Surakarta Tahun 2026.
Dukungan tersebut berasal dari para pembina, pelatih, pendamping, sekolah, orang tua atau wali, Dinas Kepemudaan dan Olahraga (Dispora), serta Kwartir Cabang (Kwarcab) Gerakan Pramuka Kota Surakarta.
Dengan pengukuhan tersebut, sebanyak 23 anggota Pasatya Wigara resmi mengemban tugas dalam Upacara Peringatan Hari Pramuka ke-65 Kota Surakarta pada Jumat (14/8/2026).
Astrid berharap seluruh anggota mampu memberikan penampilan terbaik dan menjalankan tugas hingga selesai dengan penuh tanggung jawab.
“Jalankan tugas dengan penuh semangat, disiplin dan kekompakan. Tunjukkan bahwa 23 orang yang terpilih ini memang merupakan putra-putri terbaik yang dipercaya membawa nama Kota Surakarta,” pungkasnya.








