Respati Siapkan Sungai Jenes Jadi Destinasi Eco Tourism, RW 10 dan RW 14 Jadi Proyek Percontohan

oleh
oleh

SOLO, MettaNEWS – Wali Kota Surakarta, Respati Ardi, merencanakan pengembangan Sungai Jenes sebagai destinasi eco tourism atau wisata berbasis lingkungan di Kota Solo.

Program tersebut disiapkan sebagai proyek percontohan yang diharapkan mampu menggerakkan perekonomian masyarakat sekaligus menjaga kelestarian lingkungan.

Rencana pengembangan itu akan dilaksanakan secara bertahap melalui kolaborasi antara Pemerintah Kota Surakarta, Balai Besar Wilayah Sungai (BBWS), relawan, kelompok masyarakat, dan berbagai pemangku kepentingan lainnya.

Respati menjelaskan, gagasan tersebut merupakan tindak lanjut dari berbagai masukan yang disampaikan warga dan relawan saat kegiatan bersih-bersih Sungai Jenes bersama Pandawara Group dan Bank Indonesia pada Selasa (28/7/2026).

Untuk mematangkan konsep pengembangan, Pemkot Surakarta menggelar rapat koordinasi di Loji Gandrung, Jumat (31/7/2026), yang dihadiri BPBD, BBWS, relawan, serta perwakilan masyarakat.

Dalam pertemuan itu, Respati menegaskan penataan Sungai Jenes membutuhkan pembagian tugas yang jelas agar seluruh pihak dapat bergerak secara terintegrasi. Menurutnya, keberhasilan proyek tersebut sangat bergantung pada sinergi antara pemerintah, instansi terkait, relawan, dan masyarakat.

“Output-nya supaya berkelanjutan, ini kita jadikan tempat usaha yang akan dimanfaatkan oleh komunitas dan masyarakat. Dan usulan dari relawan terkait eco tourism, river tourism, silakan. Tapi goal-nya harus ada nilai ekonominya,” tutur Respati.

Ia menambahkan, pengembangan Sungai Jenes akan dilakukan secara bertahap dengan membagi kawasan ke dalam beberapa koridor. Tahap awal difokuskan pada pembangunan kawasan percontohan yang nantinya dapat direplikasi di sepanjang aliran sungai.

Pemkot menetapkan kawasan RW 10 dan RW 14 sebagai lokasi prioritas pengembangan. Kawasan tersebut akan ditata menjadi ruang berbasis lingkungan yang tidak hanya lebih bersih dan nyaman, tetapi juga mampu menjadi destinasi wisata serta membuka peluang usaha bagi masyarakat sekitar.

“Yang paling urgent dan prioritas ini sebagai percontohan. Dan ini menjadi komitmen bersama Pemkot Surakarta untuk memulai pengembangan potensi Sungai Jenes,” tegasnya.

Melalui program ini, Pemerintah Kota Surakarta berharap Sungai Jenes tidak lagi hanya berfungsi sebagai saluran air, tetapi juga menjadi ruang publik yang produktif, destinasi wisata berbasis lingkungan, sekaligus pusat aktivitas ekonomi masyarakat yang dikelola secara berkelanjutan.