UTP Surakarta Lantik Pejabat Baru, Rektor Targetkan Akreditasi Unggul dan Peningkatan Mahasiswa Baru

oleh
oleh

SOLO, MettaNEWS – Universitas Tunas Pembangunan (UTP) Surakarta resmi melantik jajaran pimpinan baru yang terdiri atas dekan, wakil dekan, ketua program studi (kaprodi), sekretaris program studi (sekprodi), serta kepala lembaga, badan, dan unit pelaksana teknis (UPT) untuk masa bakti 2026–2030. Pelantikan digelar di Kampus I UTP Surakarta, Jalan Balekambang Lor No. 1, Manahan, Solo, Jumat (24/7/2026).

Rektor UTP Surakarta, Prof. Dr. Winarti, M.Si., menegaskan bahwa pelantikan tersebut bukan sekadar seremoni pergantian jabatan, melainkan penyerahan amanah besar untuk membawa kemajuan universitas.

Menurutnya, keberhasilan sebuah perguruan tinggi sangat ditentukan oleh kepemimpinan di tingkat fakultas, program studi, lembaga, badan, hingga unit pelaksana teknis. Karena itu, para pejabat yang baru dilantik memiliki tanggung jawab besar dalam menentukan arah perkembangan UTP ke depan.

“Pelantikan pejabat baru di lingkungan Universitas Tunas Pembangunan bagi saya bukan sekadar seremonial, tetapi merupakan amanah yang besar. Maju mundurnya organisasi, lembaga, badan, fakultas, dan program studi sangat bergantung pada para pimpinan yang hari ini dilantik,” ujar Winarti.

Ia mengajak seluruh sivitas akademika, mulai dari pimpinan universitas, dosen, tenaga kependidikan, hingga mahasiswa untuk memperkuat sinergi dalam membangun UTP menjadi perguruan tinggi yang semakin maju dan berdaya saing.

“Kepada bapak dan ibu yang baru saja dilantik saya mengucapkan selamat. Semoga Allah SWT memberikan kekuatan, kebijaksanaan, dan kesehatan dalam mengemban amanah ini. Tantangan ke depan tidak ringan, tetapi saya yakin dengan pengalaman, loyalitas, integritas, dan semangat yang dimiliki, UTP akan semakin solid dan berdaya saing,” katanya.

Dalam kesempatan tersebut, Winarti juga menyampaikan apresiasi kepada para pejabat periode 2020–2026 yang telah memberikan dedikasi bagi perkembangan universitas.

“Kami mengucapkan terima kasih atas dedikasi dan pengabdian selama ini. Jasa-jasa bapak dan ibu akan menjadi pondasi kuat bagi kepemimpinan yang baru. Mari kita dukung bersama karena sinergi antara pimpinan, dosen, tenaga kependidikan, dan mahasiswa adalah kunci keberhasilan universitas ini,” ujarnya.

Akreditasi Unggul Jadi PR Utama

Usai pelantikan, Winarti menegaskan bahwa salah satu pekerjaan rumah terbesar bagi para pejabat baru adalah mewujudkan akreditasi unggul, baik di tingkat program studi maupun fakultas.

Menurutnya, pencapaian tersebut membutuhkan persiapan yang matang dan harus menjadi fokus utama para dekan serta kaprodi yang baru.

“PR utama bagi pejabat baru adalah bagaimana membawa program studi dan fakultas menuju akreditasi unggul. Itu menjadi tugas para dekan dan kaprodi yang baru,” tegasnya.

Selain peningkatan kualitas akademik, UTP juga menargetkan peningkatan jumlah mahasiswa baru. Tahun ini universitas menargetkan menerima 1.500 mahasiswa baru, meski proses penerimaan masih berlangsung.

Winarti menjelaskan, sebagian besar calon mahasiswa masih menunggu hasil seleksi perguruan tinggi negeri (PTN) sebelum menentukan pilihan ke perguruan tinggi swasta (PTS).

“Target mahasiswa baru tahun ini 1.500 orang. Sampai sekarang memang belum terpenuhi karena penerimaan di PTN belum selesai. Biasanya calon mahasiswa mencoba masuk PTN terlebih dahulu, baru kemudian memilih PTS. Karena itu saya berharap ada kebijakan yang dapat memberikan ruang lebih baik bagi perguruan tinggi swasta,” katanya.

Ia berharap seluruh pejabat yang baru dilantik mampu menunjukkan kepemimpinan yang berintegritas, bekerja keras, serta menghadirkan dampak nyata bagi kemajuan universitas.

Jabatan Adalah Amanah

Sementara itu, Ketua Yayasan Perguruan Tinggi Tunas Pembangunan (YPTTP) Surakarta, Ir. Leny Pramesti, M.T., mengatakan jabatan yang diterima para pejabat baru merupakan sebuah amanah sekaligus bentuk kepercayaan yang patut disyukuri.

Menurutnya, tidak semua orang memperoleh kesempatan untuk menduduki posisi strategis di lingkungan perguruan tinggi.

“Ini merupakan satu pencapaian diri yang perlu disyukuri karena tidak setiap orang mendapatkan kesempatan untuk mengemban jabatan seperti ini. Kami berharap bapak dan ibu dapat menjadi pribadi yang semakin bermanfaat bagi orang lain sekaligus membawa UTP ke arah yang lebih baik,” ujarnya.

Leny mengingatkan para pejabat baru agar segera memahami tugas pokok, fungsi, wewenang, dan tanggung jawab sesuai jabatan masing-masing dengan berpedoman pada berbagai regulasi yang berlaku.

Ia juga menekankan pentingnya menjaga amanah, bekerja secara tertib, profesional, dan tidak menyalahgunakan jabatan untuk kepentingan pribadi.

“Sejatinya jabatan adalah amanah. Sikap amanah yang kami harapkan adalah mengerjakan tugas dengan baik, tertib, bersungguh-sungguh, menjaga amanah dengan baik, serta mengembalikannya dalam kondisi yang baik tanpa menyalahgunakan jabatan untuk kepentingan diri sendiri. Laksanakan pula pakta integritas yang telah ditandatangani,” tegasnya.

Leny berharap seluruh pejabat yang baru dilantik mampu memanfaatkan masa pengabdiannya secara optimal sehingga memberikan manfaat bagi institusi, sivitas akademika, dan masyarakat luas.

Pelantikan jajaran pimpinan baru ini menjadi langkah awal bagi UTP Surakarta dalam memperkuat tata kelola organisasi, meningkatkan mutu pendidikan, riset, dan pengabdian kepada masyarakat, sekaligus mempercepat pencapaian target akreditasi unggul serta peningkatan daya saing universitas di tingkat nasional.