SOLO, MettaNEWS – Wakil Wali Kota Surakarta, Astrid Widayani, menerima kunjungan Delegasi Kota Xi’an, Republik Rakyat Tiongkok, dalam kegiatan Business Matching antara Delegasi Xi’an dan Pemerintah Kota Surakarta di Bale Tawangarum, Balai Kota Surakarta, Jumat (12/6/2026).
Kunjungan tersebut menjadi langkah strategis untuk mempererat hubungan persahabatan sekaligus memperkuat implementasi kerja sama sister city antara Surakarta dan Xi’an di berbagai bidang, mulai dari budaya, pariwisata, kesehatan, hingga investasi dan pengembangan bisnis.
“Atas nama Pemerintah Kota Surakarta, saya menyampaikan sambutan hangat kepada Delegasi Kota Xi’an. Merupakan suatu kehormatan bagi kami untuk menjadi tuan rumah kunjungan ini yang bertujuan memperkuat ikatan persahabatan dan menjajaki kerja sama yang saling menguntungkan antara kedua kota,” papar Astrid.
Menurut Astrid, kolaborasi antarkota memiliki peran penting dalam menghadapi dinamika global yang terus berkembang. Selain mampu mendorong pertumbuhan ekonomi, kerja sama internasional juga membuka peluang pertukaran pengetahuan, budaya, teknologi, serta memperkuat hubungan antarmasyarakat.
Ia menilai Surakarta dan Xi’an memiliki banyak kesamaan sebagai kota yang kaya akan sejarah dan budaya. Surakarta dikenal sebagai pusat kebudayaan Jawa yang terus menjaga dan mengembangkan warisan seni tradisi, sementara Xi’an merupakan salah satu kota bersejarah dunia yang menjadi titik awal Jalur Sutra dan memiliki peran penting dalam perkembangan peradaban Tiongkok.
“Identitas bersama sebagai kota yang menghargai sejarah dan budaya menjadi fondasi kuat untuk membangun kemitraan yang berkelanjutan,” katanya.
Selain agenda diplomasi antarkota, kunjungan Delegasi Xi’an juga diisi dengan forum business matching yang mempertemukan pelaku usaha dari kedua kota untuk menjajaki peluang kerja sama ekonomi, perdagangan, dan investasi.
Astrid menjelaskan, delegasi yang hadir berasal dari berbagai sektor strategis, antara lain pariwisata, ekonomi dan bisnis, layanan kesehatan (healthcare), konstruksi, serta infrastruktur.
“Delegasi yang hadir hari ini berfokus pada pengembangan ekosistem bisnis. Sektor yang terlibat cukup beragam, mulai dari pariwisata, ekonomi dan bisnis, healthcare, hingga konstruksi dan infrastruktur,” ujarnya.
Keberagaman sektor tersebut, lanjutnya, menunjukkan luasnya potensi kerja sama yang dapat dikembangkan antara Surakarta dan Xi’an. Peluang tersebut tidak hanya terbuka bagi perusahaan besar, tetapi juga bagi pelaku usaha mikro, kecil, dan menengah (UMKM) untuk memperluas jaringan usaha, meningkatkan kapasitas bisnis, serta mengakses pasar internasional.
Astrid juga mengungkapkan bahwa hubungan kerja sama kedua kota sebelumnya telah menyentuh sektor kesehatan. Dalam kunjungan Delegasi Xi’an terdahulu, berbagai inovasi pengobatan tradisional diperkenalkan kepada pelaku usaha dan pemangku kepentingan di Kota Surakarta.
Astrid menilai, terdapat keselarasan antara pengembangan pengobatan tradisional di Xi’an dengan potensi yang dimiliki Surakarta, terutama dalam pengembangan industri jamu dan konsep wellness city yang saat ini terus didorong oleh Pemerintah Kota Surakarta.
“Kami melihat ada keselarasan dengan pengembangan wellness di Surakarta. Pelaku usaha mendapatkan wawasan mengenai bagaimana produk dan layanan kesehatan tradisional dapat dikembangkan agar lebih berkualitas dan memiliki daya saing yang lebih kuat,” jelasnya.
Pemerintah Kota Surakarta, lanjut Astrid, berkomitmen menciptakan iklim yang kondusif bagi investasi dan kerja sama internasional. Melalui forum business matching ini, diharapkan lahir berbagai kemitraan konkret yang mampu mendorong pertumbuhan ekonomi daerah sekaligus memperkuat posisi Surakarta dalam jejaring kerja sama global.
“Kami percaya bahwa kemajuan dapat dicapai melalui kolaborasi, inovasi, dan keterbukaan terhadap peluang global. Kami berharap hubungan persahabatan dan kerja sama antara Surakarta dan Xi’an terus tumbuh semakin kuat, produktif, dan berkelanjutan,” tuturnya.
Astrid berharap rangkaian workshop, diskusi, dan pertemuan bisnis selama kunjungan Delegasi Xi’an dapat menghasilkan manfaat nyata bagi kedua belah pihak, termasuk membuka akses pasar yang lebih luas bagi pelaku usaha di Kota Surakarta.
“Kami berharap kegiatan ini tidak hanya menambah wawasan, tetapi juga membuka peluang kemitraan dan akses pasar yang lebih luas sehingga dapat mendorong pertumbuhan ekonomi serta meningkatkan daya saing pelaku usaha di Kota Surakarta,” pungkasnya.








