Kampus Unisri Bekali Calon Wisudawan Soft Skills dan Personal Branding Hadapi Dunia Kerja

oleh
oleh

SOLO, MettaNEWS – Universitas Slamet Riyadi (Unisri) kembali menunjukkan komitmennya dalam mencetak lulusan berkualitas dan berdaya saing global melalui penyelenggaraan Pendidikan dan Pelatihan (Diklat) Calon Wisudawan periode 2026. Kegiatan ini diikuti 405 mahasiswa dari berbagai fakultas sebagai bekal memasuki dunia kerja.

Diklat tersebut dirancang untuk menjembatani transisi dari dunia akademik ke dunia profesional yang penuh tantangan, khususnya di era transformasi digital. Para peserta mendapatkan materi pengembangan soft skills seperti komunikasi, kepemimpinan, etika kerja, hingga kesiapan karier.

Rektor Unisri, Sutoyo, menegaskan bahwa gelar sarjana saja tidak cukup untuk bersaing di dunia industri saat ini. Menurutnya, lulusan perlu memiliki nilai tambah agar mampu bersaing di tingkat nasional maupun internasional.

“Melalui diklat ini, mahasiswa dibekali kemampuan yang menjadi standar perusahaan, seperti komunikasi, kepemimpinan, dan etika profesional,” kata Rektor Sutoyo.

Sementara itu, pimpinan PT Mandom Indonesia Tbk wilayah Solo Raya, Agus Kristianto, menekankan pentingnya personal branding bagi lulusan baru.

Ia menyebut, mahasiswa harus mampu menunjukkan nilai lebih dibandingkan pelamar lain, mulai dari cara menyusun CV, sikap saat wawancara, hingga penampilan dan attitude.

“Attitude itu sangat penting. Jangan sampai dari sisi penampilan saja sudah menunjukkan ketidaksiapan masuk dunia kerja. Personal branding yang baik akan menjadi nilai plus saat proses rekrutmen,”tegasnya.

Menurut Agus, banyak lulusan saat ini yang belum sepenuhnya memahami tuntutan dunia kerja, termasuk pentingnya keterampilan tambahan di luar akademik. Oleh karena itu, pelatihan seperti ini dinilai efektif untuk mengasah kesiapan mental dan profesional mahasiswa.

“Dunia kerja saat ini penuh tantangan dengan persaingan yang semakin ketat, sehingga lulusan dituntut memiliki karakter kuat, kemampuan adaptasi, serta kepercayaan diri dalam menghadapi proses seleksi kerja,” ungkap Agus.