Banding Persis Solo Ditolak, Kena Sanksi 2 Laga Tanpa Penonton dan Denda Rp150 Juta

oleh
Persis
Persis Solo kontra PSM Makassar | Dok. Persis

SOLO, MettaNEWS – Upaya banding yang diajukan Persis Solo atas sanksi Komite Disiplin (Komdis) PSSI terkait insiden saat laga melawan Persijap resmi ditolak oleh Komite Banding PSSI.

Meski demikian, terdapat perubahan pada jenis dan berat sanksi yang dijatuhkan kepada Laskar Sambernyawa.

Sebelumnya, melalui Keputusan Komdis PSSI Nomor 200/L1/SK/KD-PSSI/III/2026 tertanggal 11 Maret 2026, Persis Solo dinyatakan terbukti melakukan pelanggaran disiplin terkait tanggung jawab atas tingkah laku buruk penonton saat pertandingan melawan Persijap.

Atas pelanggaran tersebut, klub dijatuhi sanksi larangan menggelar pertandingan kandang dengan penonton selama lima laga serta denda sebesar Rp50 juta.

Merasa keberatan, manajemen Persis kemudian mengajukan banding ke Komite Banding PSSI pada 13 Maret 2026.

Dalam permohonannya, Persis meminta pembatalan keputusan Komdis, pembebasan dari sanksi, atau setidaknya pengurangan hukuman menjadi satu pertandingan tanpa penonton atau diganti dengan denda yang lebih proporsional.

Namun, Komite Banding PSSI memutuskan menolak seluruh permohonan banding yang diajukan Persis Solo.

Meski banding ditolak, Komite Banding melakukan perbaikan terhadap putusan sebelumnya, khususnya pada norma pelanggaran, jenis sanksi, serta berat-ringannya hukuman.

Dalam putusan terbaru, PERSIS Solo dijatuhi sanksi berupa dua pertandingan kandang tanpa penonton yang berlaku mulai laga terdekat.

Setelah itu, klub juga diwajibkan melakukan penutupan sebagian stadion, yakni Tribun Utara dan Tribun Selatan, selama dua pertandingan kandang berikutnya.

Selain itu, penonton yang hadir pada laga tersebut tidak diperbolehkan memakai maupun membawa atribut klub Persis Solo.

Tak hanya itu, nominal denda juga meningkat menjadi Rp150 juta. Komite Banding juga memerintahkan Sekretariat PSSI untuk memindahkan uang jaminan banding sebesar Rp50 juta ke rekening PSSI.

Manajemen Persis Solo menyatakan keputusan ini menjadi bahan refleksi bersama bagi seluruh elemen klub dan suporter.

Klub berkomitmen melakukan evaluasi menyeluruh serta memperkuat koordinasi dengan kelompok suporter agar insiden serupa tidak kembali terjadi dan tidak merugikan klub di masa mendatang.

Informasi lebih lanjut terkait laga tanpa penonton dan penutupan sebagian tribun akan diumumkan menjelang pertandingan yang bersangkutan.