SOLO, MettaNEWS — Wali Kota Solo Respati Ardi meluncurkan layanan Air Siap Minum Toya Wening di Pasar Gede Surakarta, Rabu (1/4/2026). Peluncuran ini bertepatan dengan peringatan Hari Ulang Tahun ke-50 Perumda Air Minum Toya Wening yang mengusung tema “Melestarikan Air Menjaga Kualitasnya”.
Respati menyampaikan bahwa kehadiran air siap minum ini tidak hanya sebagai inovasi layanan publik, tetapi juga menjadi langkah strategis untuk mempromosikan produk Perumda Air Minum Toya Wening agar mampu bersaing di pasar air minum.
“Kami ingin mempromosikan Toya Wening dan menjadikannya perusahaan daerah yang mampu berkompetisi dengan pasar swasta. Saat ini air mineral sudah masuk pasar bebas dan bersaing secara terbuka,” kata Respati.
Ia memastikan kualitas air siap minum tersebut telah memenuhi standar, baik dari sisi higienitas maupun tingkat keasaman (pH), sehingga aman untuk dikonsumsi masyarakat. Ke depan, fasilitas serupa juga akan diperluas ke pasar tradisional dan ruang publik lainnya di Kota Solo.
“Kualitas yang kita rasakan sangat baik dan memuaskan. Harapannya, perusahaan daerah bisa menjadi solusi bagi kebutuhan masyarakat,” jelasnya.
Program ini juga merupakan bagian dari realisasi janji kampanye pasangan Respati–Astrid, khususnya dalam pengoptimalan pasar tradisional serta penyediaan fasilitas air bersih bagi masyarakat.
Meski demikian, Respati mengingatkan agar fasilitas air siap minum tersebut dimanfaatkan secara bijak. Ia menegaskan air tersebut hanya diperuntukkan bagi kebutuhan minum sementara, bukan untuk penggunaan dalam jumlah besar atau aktivitas lain seperti mencuci.
“Ini bersifat insidentil, untuk wisatawan, pedagang, juru parkir, atau siapa pun yang singgah untuk minum. Bukan untuk kulakan atau penggunaan lain seperti mandi dan mencuci,” tegasnya.
Selain meningkatkan layanan publik, keberadaan fasilitas ini juga diharapkan dapat membantu mengurangi penggunaan sampah plastik. Pemerintah Kota Surakarta mengimbau masyarakat untuk menggunakan tumbler saat mengambil air minum, sebagai langkah mendukung gaya hidup ramah lingkungan.








