SOLO, MettaNEWS – Khutbah Jumat di Solo mengajak umat Islam untuk melaksanakan puasa sunah enam hari di bulan Syawal sebagai amalan lanjutan pasca-Ramadan yang memiliki keutamaan besar.
Pesan tersebut disampaikan oleh Dwi Jatmiko saat berkhutbah di Masjid Asy Syi’ar RRI, Jumat (27/3/2026). Ia menekankan bahwa puasa Syawal dapat dimulai sejak 2 Syawal dan bisa dilakukan secara berurutan maupun terpisah selama masih dalam bulan tersebut.
Dalam khutbahnya, Dwi Jatmiko mengutip hadis riwayat Muslim yang menyebutkan bahwa seseorang yang berpuasa Ramadan kemudian melanjutkan dengan puasa enam hari di bulan Syawal akan mendapatkan pahala seperti berpuasa sepanjang tahun.
Ia menjelaskan, hal tersebut didasarkan pada prinsip bahwa setiap amal kebaikan dilipatgandakan sepuluh kali. Dengan demikian, puasa selama 30 hari di bulan Ramadan setara dengan 10 bulan, sementara enam hari puasa di Syawal setara dengan dua bulan.
“Jika dijumlahkan, maka seperti berpuasa selama satu tahun penuh,” jelasnya.
Selain itu, ia juga mengingatkan pentingnya memanfaatkan perkembangan teknologi di era digital untuk meningkatkan kualitas ibadah. Menurutnya, umat Islam dapat mengakses berbagai kajian keagamaan melalui platform digital seperti YouTube dan media sosial lainnya.
“Melimpahnya konten keagamaan harus dimanfaatkan dengan baik, khususnya setelah Ramadan,” ujarnya.
Di akhir khutbah, ia menyampaikan bahwa salah satu tanda diterimanya amal ibadah selama Ramadan adalah adanya perubahan perilaku ke arah yang lebih baik.
Ia mencontohkan, konsistensi dalam menjalankan salat malam, salat subuh berjamaah di masjid, membaca Al-Qur’an, serta gemar bersedekah menjadi indikator bahwa ibadah yang dilakukan diterima oleh Allah SWT.
Melalui pesan tersebut, jemaah diharapkan dapat menjaga semangat ibadah dan meningkatkan kualitas keimanan, tidak hanya selama Ramadan, tetapi juga di bulan-bulan setelahnya.








