SOLO, MettaNEWS – Pemerintah Kota Solo melepas keberangkatan 12 bus program mudik gratis Lebaran 2026 Kementerian Perhubungan (Kemenhub) dalam arus balik dari Terminal Tirtonadi, Rabu (25/3/2026).
Sebanyak 12 bus disiapkan untuk mengangkut sekitar 500-an peserta yang akan kembali ke kampung halaman di berbagai wilayah Jawa Tengah.
Wali Kota Solo, Respati Ardi menegaskan bahwa keselamatan menjadi prioritas utama dalam pelaksanaan mudik gratis tahun ini. Sebelum keberangkatan, seluruh sopir dan kru bus telah melalui pemeriksaan kesehatan untuk memastikan perjalanan berlangsung aman dan lancar.
“Keselamatan menjadi hal yang utama. Kami pastikan kondisi driver dan kru dalam keadaan sehat,” ujarnya.
Ia juga menyampaikan apresiasi kepada para pemudik yang pulang ke kampung halaman, karena dinilai turut berkontribusi dalam menggerakkan ekonomi daerah.
Menurutnya, momentum mudik tidak hanya menjadi tradisi tahunan, tetapi juga berdampak pada peningkatan sektor pariwisata dan ekonomi lokal.
“Harapannya, mudik gratis ini bisa membangun ekonomi daerah. Solo sebagai kota pariwisata tentu berharap kunjungan ini terus berulang,” tambahnya.
Program mudik gratis ini tidak hanya berlangsung di Solo, tetapi juga digelar di berbagai daerah di Jawa Tengah. Respati berharap kegiatan serupa dapat terus berlanjut di tahun-tahun mendatang dengan dukungan berbagai pihak, termasuk komunitas dan organisasi masyarakat.
Sementara itu, Kepala Terminal Tipe A Tirtonadi Surakarta, Joko Umboro Jati menjelaskan bahwa program ini merupakan agenda tahunan dari Kementerian Perhubungan Republik Indonesia untuk meningkatkan keselamatan selama arus mudik dan balik Lebaran.
“Tujuan utamanya untuk menjaga keselamatan dan mengurangi kepadatan lalu lintas, khususnya penggunaan sepeda motor jarak jauh,” jelasnya.
Selain keberangkatan hari ini, program mudik dan balik gratis juga akan dilaksanakan dalam beberapa gelombang hingga akhir periode Lebaran.
“Data sementara menunjukkan adanya penurunan arus mudik sekitar dua sampai tiga persen dibanding tahun sebelumnya, yang dipengaruhi kebijakan pemerintah seperti work from home (WFH) guna mengurai kepadatan,” terangnya.
Joko menambahkan, program ini diharapkan mampu mengalihkan masyarakat dari penggunaan kendaraan pribadi ke transportasi umum yang lebih aman, sekaligus menekan angka kecelakaan lalu lintas selama musim mudik.
Dengan adanya program mudik gratis ini, pemerintah berharap distribusi pemudik lebih merata serta perjalanan Lebaran 2026 dapat berlangsung aman, tertib, dan nyaman bagi seluruh masyarakat.








