SOLO, MettaNEWS – PT Jasamarga Solo Ngawi (PT JSN) menegaskan peran strategis Jalan Tol Solo–Ngawi dalam mendukung kelancaran mobilitas masyarakat selama periode Libur Imlek 2026. Pada periode H-4 hingga Hari Imlek, yakni 13–17 Februari 2026, tercatat sebanyak 290.353 kendaraan melintas di ruas tol tersebut.
Keberadaan Jalan Tol Solo–Ngawi memberikan dampak nyata dalam mengurai kepadatan di jalur arteri, terutama saat terjadi peningkatan volume kendaraan pada libur panjang. Selain membantu mengurangi kemacetan, ruas tol ini juga menghadirkan kepastian waktu tempuh yang lebih aman dan terprediksi sehingga perjalanan masyarakat menjadi lebih nyaman.
Berdasarkan data PT JSN, puncak volume lalu lintas terjadi pada Minggu, 15 Februari 2026, dengan total 63.034 kendaraan atau meningkat 17 persen (9.286 kendaraan) dibandingkan kondisi normal pada periode yang sama. Lonjakan ini seiring meningkatnya pergerakan masyarakat dalam rangka libur Imlek.
Direktur Utama PT JSN, Mery Natacha Panjaitan, menyampaikan bahwa capaian tersebut menjadi bukti peran penting Jalan Tol Solo–Ngawi dalam menjaga kelancaran mobilitas masyarakat.
“Jalan Tol Solo–Ngawi hadir untuk memastikan perjalanan masyarakat selama periode libur Imlek 2026 berlangsung aman, lancar, dan nyaman. Kami berkomitmen menjaga seluruh layanan operasional tetap optimal agar mobilitas tetap terkendali,” jelasnya.
Ia menambahkan, PT JSN terus meningkatkan kualitas layanan operasional, mulai dari kesiapan petugas, layanan lalu lintas, hingga fasilitas pendukung, agar ruas tol ini dapat terus memberikan manfaat optimal sebagai penghubung utama Jawa Tengah dan Jawa Timur, khususnya pada momen libur panjang.
Peningkatan volume lalu lintas juga tercatat di sejumlah Gerbang Tol (GT) yang dikelola PT JSN, baik kendaraan masuk maupun keluar, antara lain:
-
GT Bandara Adi Soemarmo mencatat 23.700 kendaraan atau naik 21 persen dibanding kondisi normal 19.587 kendaraan.
-
GT Ngemplak mencapai 73.548 kendaraan, meningkat 28 persen dari kondisi normal 57.472 kendaraan.
-
GT Gondangrejo mencatat 37.317 kendaraan, naik 24 persen dari 30.013 kendaraan.
-
GT Karanganyar tercatat 62.451 kendaraan atau meningkat 25 persen dibandingkan 49.869 kendaraan normal, seiring tingginya mobilitas menuju kawasan wisata Tawangmangu.
-
GT Sragen mencatat 37.560 kendaraan, naik 27 persen dari 29.498 kendaraan normal.
-
GT Sragen Timur mencatat 18.882 kendaraan atau meningkat 21 persen dari 15.584 kendaraan normal, didukung perannya sebagai penghubung ke arah Ngawi dan perbatasan Jawa Tengah–Jawa Timur.
-
GT Ngawi mencatat 36.895 kendaraan, naik 30 persen dibanding kondisi normal 28.424 kendaraan, seiring perannya sebagai simpul penghubung menuju Jawa Timur dan jalur lanjutan Trans Jawa.
Sebagai bentuk komitmen pelayanan, PT JSN mengoptimalkan kesiapan gardu transaksi di seluruh gerbang tol, menyiagakan petugas operasional dan layanan lalu lintas selama 24 jam, serta memastikan kesiapan rest area dengan fasilitas toilet, tempat ibadah, SPBU, dan area istirahat yang nyaman.
Mery turut menyampaikan apresiasi kepada seluruh pengguna jalan yang telah mempercayakan perjalanannya melalui Jalan Tol Solo–Ngawi selama periode Libur Imlek.
“Kami mengucapkan terima kasih kepada seluruh pengguna jalan. Kepercayaan dan kedisiplinan dalam mematuhi aturan lalu lintas menjadi faktor penting dalam terciptanya perjalanan yang aman, lancar, dan nyaman,” tutupnya.
PT JSN juga mengimbau pengguna jalan untuk memastikan kondisi kendaraan prima, saldo uang elektronik mencukupi, serta mengisi bahan bakar sebelum perjalanan. Pengguna diingatkan untuk beristirahat di rest area apabila lelah dan selalu mematuhi peraturan lalu lintas demi keselamatan bersama.







