Pasca OTT Bupati Sudewo, Wagub Jateng Pastikan Pelayanan Publik di Pati Tetap Berjalan

oleh
oleh

SEMARANG, MettaNEWS – Wakil Gubernur Jawa Tengah Taj Yasin Maimoen memastikan penyelenggaraan pelayanan publik di Kabupaten Pati tetap berjalan lancar dan kondusif pasca Operasi Tangkap Tangan (OTT) Bupati Sudewo oleh Komisi Pemberantasan Korupsi (KPK).

Taj Yasin yang akrab disapa Gus Yasin mengatakan, pihaknya baru mengetahui informasi OTT tersebut melalui pemberitaan media. Saat ini, Pemerintah Provinsi Jawa Tengah masih menunggu penjelasan resmi dari KPK terkait perkara tersebut.

“Kami baru mendengar lewat media bahwa memang ada OTT terkait Bupati Pati. Kita sama-sama menunggu bagaimana nanti dari KPK memberikan penjelasan,” beber Gus Yasin mewakili Gubernur Jawa Tengah Ahmad Luthfi, usai melantik Pengurus Persatuan Wanita Olahraga Seluruh Indonesia (Perwosi) di Wisma Perdamaian, Semarang, Selasa (20/1/2026).

Gus Yasin menegaskan, Pemprov Jawa Tengah mendukung penuh upaya penegakan hukum yang dilakukan KPK serta menghormati seluruh proses hukum yang sedang berjalan.

“Kita masih menunggu semua prosesnya. Kita hormati proses-proses itu dan tidak bisa berspekulasi selama belum ada pengumuman resmi dari KPK,” tegasnya.

Atas nama Gubernur Jawa Tengah, Gus Yasin juga mengimbau seluruh kepala daerah di Jawa Tengah agar menjaga integritas dan menghindari praktik korupsi dalam menjalankan pemerintahan.

“Mari kita bersama-sama menjaga integritas dan tidak melakukan tindakan-tindakan korupsi,” lanjutnya.

Selain itu, Gus Yasin memastikan penanganan banjir di Kabupaten Pati tidak terganggu meskipun bupatinya tengah berurusan dengan KPK. Pemerintah daerah tetap fokus memenuhi kebutuhan masyarakat terdampak banjir.

“Pelayanan berupa pasokan makanan dan obat-obatan bagi masyarakat korban banjir di Pati tetap berjalan normal,” imbuhnya.

Untuk memudahkan akses pelayanan pemerintah, masyarakat diimbau memanfaatkan aplikasi Jateng Ngopeni Nglakoni. Melalui aplikasi tersebut, berbagai kebutuhan masyarakat, termasuk korban banjir dengan kondisi khusus seperti stroke, ibu hamil, dan lanjut usia, dapat segera ditangani oleh petugas yang diturunkan Dinas Kesehatan.

“Kami menegaskan jangan sampai ada lagi masyarakat yang tidak tertangani terkait banjir ini,” pungkas Gus Yasin.