SOLO, MettaNEWS – Peringatan HUT ke-80 Kemerdekaan Republik Indonesia, Kodim 0735/Surakarta bersama warga Kelurahan Pajang menggelar upacara bendera di bantaran Sungai Kleco, Laweyan, Minggu (7/8/2025) pagi. Selepas upacara, acara dilanjutkan dengan lomba mancing bersama ratusan masyarakat.
Kegiatan ini mendapat dukungan penuh dari Himpunan Pengusaha Muda Indonesia (Hipmi) Surakarta.
Ketua Umum Hipmi Surakarta, Wahyu Adi Wibowo, melalui Kabid 3 Lingkungan Hidup dan Kabid 6 Perikanan mempunyai inisiasi untuk mengedukasi masyarakat mengenai pentingnya kepedulian terhadap lingkungan.
Gerry Prayudi, anggota Bidang 3 BPC Hipmi Surakarta menyatakan bahwa keterlibatan Hipmi dalam kegiatan ini untuk memeriahkan, dan juga memberikan edukasi menjaga lingkungan.
“Kami support hadiah uang tunai, menyediakan 200 kilogram ikan lele untuk lomba memancing, juga menyiapkan 100 paket snack untuk peserta. Selain itu, Hipmi juga ikut mendokumentasikan kegiatan melalui video dan artikel agar gaungnya lebih luas,” jelas Gerry mewakili Hipmi Surakarta.
Dukungan juga datang dari Dinas Lingkungan Hidup (DLH) Kota Surakarta serta sejumlah organisasi lain.
Kebersihan Sungai Kleco menjadi isu penting yang diangkat dalam kegiatan ini.
“Selama ini sungai tersebut kerap dipenuhi sampah terutama saat musim hujan. Berbagai komunitas, termasuk Relawan Joko Tingkir, rutin melakukan aksi bersih-bersih setiap akhir pekan,” ujar Gerry.
Menurut Gerry, lomba mancing bukan hanya ajang hiburan warga, melainkan juga strategi untuk menumbuhkan rasa peduli lingkungan.
“Dengan sungai yang bersih, ekosistem ikan bisa terjaga dan sungai dapat dimanfaatkan untuk kegiatan produktif masyarakat,” tegasnya.
Selain lomba mancing di Kali Jenes Kleco, Himpi Surakarta juga merayakan HUT RI dengan berbagai kegiatan meriah di berbagai lokasi. Seperti upacara dan lomba 17 an di Solo Safari dan sejumlah acara kebersamaan di titik lain.
Namun kegiatan di bantaran sungai ini meninggalkan kesan tersendiri karena menggabungkan rasa nasionalisme dengan kepedulian lingkungan.
“Pesan kami sederhana, mari bersama menjaga lingkungan. Jangan buang sampah sembarangan ke sungai, jangan membakar sampah, dan mari menjadikan Solo sebagai kota ramah lingkungan,” tegas Gerry.








