SOLO, MettaNEWS – Studio rekaman Lokananta merilis kaset pita kompilasi album dari lima musisi yang telah terpilih dalam Bintang Muda Lokananta, yakni Man Osman (Solo), The Skit (Solo), Risti Panjali (Madiun), Korekayu (Yogyakarta), dan Sandstorm of Youth (Yogyakarta).
CEO Lokananta, Wendi Putranto mengatakan, dirilisnya kaset pita album kompilasi “Bintang Muda Lokananta Vol. 1” ini menjadi tanda reaktivasi label rekaman Lokananta usai 32 tahun vakum.
“Ini menjadi momen bersejarah, karena Lokananta tidak pernah merilis apa-apa lagi sebagai sebuah label, dan terakhir kita rilis itu di tahun 1993,” ujarnya saat press conference Rilisan Album Bintang Muda, Sabtu (19/4/2025).
Wendi menekankan pentingnya reaktivasi Lokananta Records untuk mengikuti relevansi kebutuhan masa kini di skena musik Solo.
“Lokananta bangkit kembali tentunya diharapkan untuk bisa ada impact (dampak-red) untuk teman-teman skena musik Solo, Soloraya dan Jawa Tengah. Reaktivasi Lokananta ini menjadi penting untuk menjadi motor untuk bisa menggerakkan kembali Kota Solo,” kata Wendi.
Melalui Bintang Muda Lokananta dan reaktivasi Lokananta ini musisi-musisi terbaik di Kota Solo akan lahir dan bisa masuk ke dalam peta musik nasional bahkan internasional. Mengikuti jejak maestro campursari Didi Kempot (alm), musisi keroncong legendaris, Waldjinah dan kesuksesan band metal Down For Life.

“Lokananta harus menjadi episentrumnya yang bisa membawa kota ini (Solo-red) ke maps (peta-red) skena musik. Solo harus melahirkan talent-talent lagi yang bisa mencatatkan nama mereka di pentas musik nasional. Sekarang kita punya Man Osman dan Duta vokalis The Skit yang mewakili art music,” jelasnya.
Program Bintang Muda Lokananta diharapkan juga akan melahirkan nama-nama besar di industri musik Tanah Air. Kini lima musisi Bintang Muda Lokananta Vol. 1 akan memulai tur tiga kota untuk memperluas jangkauan karya mereka kepada khalayak.
Tak hanya itu, karya lima musisi Bintang Muda Lokananta Vol. 1 ini juga telah dibuat dalam format digital dengan susunan lagu Man Osman – “Sisa Senja di Matamu”, The Skit – “Manahan”, Risti Panjali-“X ON Your Calendar”, Korekayu – “Anna”, Sandstorm of Youth – “247”.
Sementara itu, Man Osman menyebut Bintang Muda Lokananta menjadi awal kebangkitan untuk Solo kembali melahirkan talenta musik muda.
“Saya berterima kasih kepada Lokananta karena telah memberi ruang ke musisi dan band lokal. Karena keresahan kami selama ini adalah, kami bisa berkarya tapi hanya berhenti di one point o. Kita hanya rekaman, rilis, tapi kita mau manggung di panggung yang proper itu susah banget,” ujar Man Osman.
Ke depan, ia berharap agar musisi dan band lokal bisa tampil dalam konser maupun festival musik di Solo di jam prime time (strategis-red) untuk bisa mengenalkan musisi dan band lokal itu sendiri. Sehingga masyarakat akan tahu dan tidak hanya berfokus pada musisi atau band yang sudah besar.









