Jaga Solidaritas, DHC Badan Pembudayaan Kejuangan 45 Surakarta Gelar Halal Bihalal bersama Semua Unsur Veteran

oleh
DHC 45 Surakarta
Halal bihalal DHC Badan Pembudayaan Kejuangan 45 Surakarta di Solo Paragon Hotel, Selasa (15/4/2025) | MettaNEWS / Adinda Wardani

SOLO, MettaNEWS – Dewan Harian Cabang (DHC) Badan Pembudayaan Kejuangan 45 Surakarta menggelar acara halal bihalal bersama 45 anggota di Solo Paragon Hotel, Selasa (15/4/2025).

Ketua DHC Badan Pembudayaan Kejuangan 45 Surakarta, Sri Baskoro mengatakan acara halal bihalal dihadiri oleh berbagai unsur veteran seperti LPRI (Legiun Purnawiran RI), PPABRI (Persatuan Purnawirawan Angkatan Bersenjata), PPAD (Persatuan Purnawirawan Angkatan Darat), PPAU (Persatuan Purnawirawan Angkatan Udara), PPAL (Persatuan Purnawirawan Angkatan Laut) dan PPolri (Persatuan Purnawirawan Angkatan Polisi RI).

Acara juga turut dihadiri oleh Wakil Wali Kota Solo periode 2021-2024, Teguh Prakosa dan Ketua Umum Perkumpulan Masyarakat Surakarta (PMS) sekaligus Wakil Ketua DHC Badan Pembudayaan Kejuangan 45 Surakarta, Sumartono Hadinoto.

“Lengkap dari semua unsur penjaga kedaulatan negara RI hadir. Saya kira ini momentum yang bagus karena kami bisa bertemu tidak hanya kita silaturahmi tapi momentumnya pas dengan selesainya Hari Raya Idul Fitri yaitu bulan syawal,” terangnya.

DHC 45
Halal bihalal DHC Badan Pembudayaan Kejuangan 45 Surakarta di Solo Paragon Hotel, Selasa (15/4/2025) | MettaNEWS / Adinda Wardani

Acara halal bihalal dikemas dengan berbagai sesi seperti hikmah halal bihalal, ramah tamah, bernyanyi bersama Indonesia Pusaka dan ditutup dengan pembagian paket sembako SBS (Solo Bersama Selamanya) kepada para anggota.

“Acara ini rutin diadakan, disamping ini adalah bagian dari tradisi kita, tradisi umat Islam di Indonesia namun juga menjadi agenda rutin DHC Badan Pembudayaan Kejuangan 45,” terangnya.

Ia berharap acara halal bihalal dapat menjadi momentum konsolidasi organisasi agar semakin solid.

“Acara ini diharapkan bisa membuat para anggota untuk saling mengenal. Serta pelestarian kebudayaan jiwa semangat nilai kejuangan 45 itu terus ada sampai kapan pun. Karena itu merupakan amanat dari pendiri NKRI,” ucapnya.

Wakil Ketua DHC Badan Pembudayaan Kejuangan 45 Surakarta, Sumartono Hadinoto berharap semakin banyak yang peduli terhadap pejuang kemerdekaan RI.

Seperti halnya yang dilakukan Solo Paragon Hotel dengan mengundang halal bihalal sebagai bentuk kepedulian dan rasa hormat kepada pejuang.

“Setiap tahunnya selalu menggelar halal bihalal walaupun sederhana kali ini kami sangat bersyukur karena diundang oleh Solo Paragon Hotel dan mendapat bingkisan dari SBS. Para eyang-eyang pejuang ini tentunya sangat bersyukur dan bahagia,” ujarnya.

“Semoga ke depan semakin banyak mereka yang memperhatikan eyang-eyang kita. Kami berharap banyak yang memperhatikan eyang-eyang kita, memotivasi kepedulian masyarakat terhadap pejuang 45 untuk mencapai Indonesia emas,” imbuhnya.

Public Relations Officer Solo Paragon Mall, Veronica Lahji menyebut acara halal bihalal DHC Badan Pembudayaan Kejuangan 45 Surakarta secara penuh didukung oleh Solo Paragon Hotel dengan tujuan memberikan penghargaan kepada para veteran yang telah berjuang untuk kemerdekaan RI.

“Eyang-eyang kita yang telah berjuang untuk kemerdekaan Indonesia, hari ini kami senang sekali karena beliau-beliau bisa bersama-sama hadir di sini melakukan halal bihalal. Kami memberikan lokasi untuk ramah tamah,” ujarnya.

Ia berharap semangat perjuangan para veteran dapat ditularkan untuk generasi muda.

“Harapan kami semangat dari beliau-beliau ini bisa ditularkan kepada kita junior-juniornya. Sehingga kita bisa berkarya seperti mereka kalau mereka dulu adalah pejuang kemerdekaan kalau kita sekarang harus berjuang dengan kondisi kita masing-masing agar lebih baik dari yang sebelum-sebelumnya,” tukasnya.

Wakil Wali Kota Solo periode 2019-2024, Teguh Prakosa memaknai acara halal bihalal ini sebagai ajang untuk silaturahmi. Ia berharap tali silaturahmi antar anggota dapat terus terjalin tidak hanya saat halal bihalal saja.

“Harapannya silaturahmi dapat terus terjalin baik keluarga pejuang maupun para veteran yang kini masih hidup dan usianya di atas 80 tahun. Biarpun hanya setahun sekali, ke depan pemerintah kota harus memperhatikan kembali untuk para pejuang yang telah menorehkan tinta emas untuk kemerdekaan RI dapat terus diperhatikan,” ujar Teguh.