Satu Ton Kurma di Pasar Kliwon Solo Ludes Terjual Setiap Hari Selama Ramadan

oleh
kurma
Toko Mirallbe Al Muslim di Jalan Kapten Mulyadi, Pasar Kliwon Solo menjual berbagai jenis kurma selama Ramadan | MettaNEWS / Adinda Wardani

SOLO, MettaNEWS – Kurma menjadi buah yang banyak diburu saat bulan suci Ramadan. Miliki beragam manfaat, buah ini menjadi makanan favorit untuk berbuka puasa.

Di Solo penjualan kurma meningkat sejak sepekan sebelum Ramadan. Salah satu toko penjual kurma di Jalan Kapten Mulyadi, Pasar Kliwon, Solo pun mampu menjual kurma satu ton dalam sehari.

Sang pemilik, Ismail Miraldi, (35) mengatakan kurma yang paling banyak dicari ialah kurma Arab, Tunisia, Mesir dan Sukari. Meski harga kurma naik mulai dari Rp5.000 per kilogram dan Rp10.000 hingga Rp20.000 per karton, tokonya tak pernah sepi dari pembeli.

Untuk harga bervariasi, kurma Ajwa dibanderol Rp180.000, Rp200.000, Rp240.000, kurma Sukari Rp50.000 hingga Rp60.000, kurma Tunisia Rp50.000 hingga Rp80.000.

“Penjualan kurma puasa kurang seminggu sudah ramai, rata-rata per hari sekarang setengah sampai 1 ton. Tapi tahun lalu bisa satu ton lebih per harinya,” ujar Ismail.

Kurma-kurma ini diimpor dari berbagai negara seperti Timur Tengah, Mesir, Arab, Tunisia, Iran dan Aljazair Irak. Biasanya permintaan akan lebih meningkat menjelang Lebaran, utamanya untuk kurma eceran.

“Eceran yang meningkat, kalau grosiran menurun pas Lebaran. Eceran buat oleh-oleh Lebaran,” terangnya.

Ismail memprediksi, 20 hingga 25 ton kurma bakal terjual selama Ramadan tahun ini. Namun jumlah ini cenderung lebih sedikit jika dibandingkan tahun lalu yang mencapai 30 hingga 40 ton.

“Dari sana harga naik pengaruh pajak PPN naik juga per Januari, barang yang masuk Desember masih relatif aman, mulai masuk Januari baru naik harganya. Ini rada menurun dari tahun lalu dari segi ekonomi global pengaruh, dari penjual kurma online itu juga mempengaruhi, daya beli banyak ke online,” terangnya.

Puncaknya permintaan akan meningkat saat umroh. Untuk saat ini 480 paket kurma telah dipesan untuk oleh-oleh umroh di bulan Ramadan.

“Permintaan Ramadan oleh-oleh umroh banyak umroh yang berangkat, hari ini ada 480 paket yang sudah memesan satu minggu yang lalu. Umroh stabil meningkat,” pungkasnya.