Berkontribusi Lebih untuk Kemanusiaan, 234 SC Solo Mimpi Punya Ambulans Sendiri

oleh
oleh
234 SC
Hut ke 13 234 SC sekaligus sertijab, Sabtu (12/3/2022) | Metta News / Puspita

SOLO, Metta NEWS – Pada peringatan hari jadi ke 13 tahun sekaligus sertijab kepengurusan, 234 Solidarity Community (SC) Solo memantapkan diri dengan lebih solid sebagai organisasi kepemudaan yang bergerak di bidang sosial kemasyarakatan. 

Ketua 234 SC Wilayah Solo, Angga Andi Wibowo mengatakan dari tema besar ulang tahun Bigger and Ever, 234 SC berharap bisa menjadi organisasi sosial kepemudaan yang berperan lebih dari tahun-tahun sebelumnya. 

“Tuntutan dari DPP 234 SC yang bisa menjangkau hingga ke sub wilayah tingkat kecamatan agar bisa semakin dekat dengan masyarakat. Untuk Solo sendiri kami sudah ada di 5 kecamatan,” kata Angga pada peringatan HUT ke 13 234 SC, Sabtu (12/2/2022). 

Angga menerangkan selama ini 234 SC bergerak dalam bidang sosial, budaya dan olahraga. Terlebih pada masa pandemi ini, Andi menjelaskan, 234 SC membuat hotline call center untuk masyarakat Solo yang terpapar Covid-19. 

“Kondisi pandemi kita tidak bisa membuat banyak acara, jadi kita alihkan dengan membuat hotline aduan bagi mereka yang isoman, positif covid. Banyak yang mengadu terpapar covid, kondisi parah tapi tidak dapat rumah sakit karena kondisi saat itu memang lagi puncak-puncaknya ya. Kami bekerja sama dengan NU berusaha mencarikan rumah sakit,” ungkap Angga. 

Tidak hanya rumah sakit, saat itu lanjut Angga 234 SC Solo juga membantu menyuplai makanan dan bahan pokok bagi mereka yang isoman. 

“Pemerintah tidak bisa berjuang sendiri, kita sebagai organisasi harus bisa bahu-membahu bersama pemerintah membantu masyarakat yang membutuhkan terlebih saat pandemi,” tuturnya. 

Belajar dari kondisi pandemi ini, Angga mengatakan 234 SC Solo belum mempunyai ambulans sendiri sehingga tidak bisa maksimal dalam membantu warga yang membutuhkan. 

“Mimpi kami adalah punya ambulans sendiri agar bisa berkontribusi lebih. Kemarin kita dibantu NU untuk mengatasi pasien covid. Kami berpikir tidak hanya untuk masyarakat tapi anggota 234 SC sendiri juga bisa mengalami seperti itu, kesulitan ambulan maka dari itu cita-cita kami adalah punya ambulans sendiri,” terang Angga. 

Pada kesempatan yang sama, Sekjen DPP 234 SC, Bambang Ismuyono menambahkan usia 13 tahun 234 SC Solo ini menjadi bukti kesolidan dari para anggotanya. 

“Pasang surutnya dinamika organisasi pasti ada, tapi dengan berjalannya waktu, kedewasaan, dan kebersamaan lebih terbentuk. Kami berharap 234 SC Solo raya bisa lebih berperan dan berguna bagi masyarakat,” ujar Bambang. 

Bambang menerangkan, dalam waktu dekat ini untuk bidang olahraga, 234 SC akan membangun sirkuit balap motor di Yogya untuk mewadahi mereka yang mempunyai bakat di bidang balap motor. 

“Insyaallah tahun ini kita akan bikin sirkuit balap motor di Yogya. Solo dan Yogya itu gudangnya pembalap dan mekanik tapi belum ada fasilitas, wadahnya yang memadai,” pungkasnya.