SOLO, MettaNEWS – Truk bermuatan alat berat tersangkut di rel jalur KA, pada Kamis, 17 Oktober 2024 pukul 22.09 WIB. Tepatnya di lokasi perlintasan JPL 138 (terjaga) petak jalan jalur tunggal antara stasiun Sumberlawang – Salem km 84+700.
Manager Humas Daop 6 Yogyakarta
Krisbiyantoro menjelaskan kronologi kejadian tersebut.
“Berawal dari diketahuinya oleh penjaga perlintasan, ada truk trailer dengan nomor polisi N 8173 UB. Truk muatan alat berat yang sedang melintas tersangkut rel. Petugas segera melaporkan kejadian ini ke petugas stasiun dan diteruskan ke petugas unit jalan rel dan pengamanan Polsuska untuk tindak lanjut,” jelas Kris.
Krisbiyantoro menjelaskan posisi kereta terdekat saat kejadiab tersebut adalah KA Banyubiru dari Semarang. Dengan jadwal lewat di stasiun Sumberlawang jam 22.20 WIB.
“Dengan diketahuinya kejadian truk yang menghalangi jalur rel tersebut maka diprogramkan KA Banyubiru berhenti luar biasa di Sumberlawang dan menunggu evakuasi truk trailer.
Pada jam 22.31 WIB KA Banyubiru pun sudah datang dan masuk di jalur III Sumberlawang, menunggu jalur aman.
Proses evakuasi pun terus dilakukan, dengan cara di dongkrak, diganjal dengan bantalan rel, untuk bisa menggerakkan truk trailer lolos dari jalur rel,” ungkapnya.
Tidak hanya Banyubiru, KA berikutnya yang juga terhalang adalah KA Brawijaya tujuan Malang. Yang menurut jadwal datang jam 23.10 WIB dan masuk di jalur II Sumberlawang.
“Proses evakuasi truk di tarik hingga 2 kali namun masih belum berhasil, dan menunggu bantuan crane,” ujarnya.
Menyusul kereta ke-3 yang terhambat, KA Joglosemarkerto dari arah Semarang tujuan Solo. Datang jam 23.45 WIB masuk di jalur I Sumberlawang. Ketiga KA tersebut berjajar di stasiun Sumberlawang untuk menunggu evakuasi jalur yang terhalang.
Dan akhirnya pada jam 00.35 WIB petugas unit jalan rel Sumberlawang menyatakan jalur sudah bisa dilalui.
Proses evakuasi pembebasan jalur yang terhalang berhasil dilakukan.
Selanjutnya jalur dinyatakan aman dan KA – KA yang sempat terhalang bisa diberangkatkan satu persatu. Dengan kejadian ini pengendara truk trailer dalam penanganan pihak Polsuska, untuk dimintai keterangan.
Kris menambahkan pihaknya tengah menghitung kerugian. Dengan acuan banyaknya jumlah penumpang yang terdampak dan harga tiket.
“Dengan kejadian ini kami KAI akan meneruskan ke pihak terkait untuk meminta pertanggungjawaban. Karena berimbas ke kelambatan yang cukup banyak,” pungkasnya.
Urutan KA diberangkatkan dari stasiun pasca evakuasi:
– Jam 00.40 KA Banyubiru berangkat Sumberlawang, lambat 130 menit
– Jam 00.48 KA Majapahit dari Malang tujuan Pasarsenen Jakarta, harus berhenti juga Blb Kalioso menunggu bersilang dengan KA Brawijaya.
– Jam 00.56 KA Brawijaya dari Gambir tujuan Malang berangkat Sumberlawang, lambat 116 menit
– Jam 01.13 KA Majapahit tujuan Pasarsenen Jakarta berangkat Kalioso, lambat 30 menit
– Jam 01.31 KA Joglosemarkerto ke Solo berangkat sumberlawang, lambat 109 menit
Total yang terganggu sebanyak 4 kereta dengan total andil kelambatan 380 menit.








