SOLO, MettaNEWS – Teguh Prakosa dilantik menjadi Wali Kota Solo, menggantikan Gibran Rakabuming Raka memimpin Surakarta.
Penjabat Gubernur Jawa Tengah Komjen (Purn) Nana Sudjana melantik Teguh Prakosa pada upacara pengambilan sumpah jabatan / pelantikan Wali Kota Surakarta dan pelantikan Ketua TP-PKK. Serta serah terima jabatan Wali Kota dan Ketua TP PKK Kota Surakarta. Yang berlangsung di gedung Gradhika Bhakti Praja, Kantor Gubernur Jawa Tengah JL. Pahlawan no 9 Semarang.
Dalam sambutannya, Nana menyampaikan terima kasih pada Wakil Presiden terpilih Gibran Rakabuming Raka. Yang telah memimpin Solo dengan baik selama hampir 4 tahun ini.
“Saya selaku penjabat Gubernur Jawa Tengah dan atas nama provinsi Jawa Tengah mengucapkan terima kasih dan apresiasi kepada Walikota Surakarta periode 2020 sampai 2024 bapak Gibran beserta ibu Selvi Ananda selaku Ketua Tim Penggerak PKK. Yang tentunya telah melaksanakan tugas cukup lama ya selama hampir 4 tahun. Dan telah memberikan pengabdian dengan penuh dedikasi dan tentunya dalam upaya memberikan pelayanan ataupun melayani masyarakat Surakarta,” kata Nana mengawali sambutannya.
Nana mengungkapkan pasangan Gibran-Teguh berupaya untuk mensejahterakan masyarakat Surakarta.
“Selama kurang lebih 4 tahun berkiprah sebagai walikota tentunya telah banyak prestasi yang telah ditorehkan oleh Mas Gibran. Diantaranya Solo menjadi kota percontohan Anti Korupsi Tahun 2004. Penghargaan dengan kinerja terbaik tingkat kota tahun 2003 dari Kementerian Dalam Negeri. Serta Adipura tahun 2023 kategori kota besar dari Kementerian Lingkungan Hidup dan Kehutanan Republik Indonesia dan masih banyak lagi,” beber Nana.
Nana menyebut selama menjabat, Gibran telah membangun banyak sekali pembangunan untuk peningkatan pengembangan kota Surakarta.
“Jadi kita lihat seperti masjid Syekh Zayed, Taman Safari, rumah sakit jantung yang baru dan juga Taman Balekambang yang sudah menghiasi artinya Kota Surakarta. Alhamdulillah Solo dibuat menjadi tempat yang menarik bagi para budayawan seperti musisi seniman. Dan juga di bawah kepemimpinan Mas Gibran selalu menggelar event tingkat nasional bahkan internasional. Bisa dikatakan Surakarta ini disulap menjadi epicentrum kebudayaan yang adaptif dengan konsep yang modern,” tegas Nana.
Dengan demikian lanjut Nana, untuk walikota pengganti Gibran mempunyai tugas yang berat.
“Pemerintah Kota Surakarta di bawah kepemimpinan Mas Gibran berhasil mencapai pertumbuhan ekonomi tahun 2023 sebesar 5,57%. Ini lebih tinggi dari angka Jawa Tengah rata-rata dari seluruh ada 35 kabupaten kota yang tingkat pertumbuhannya adalah 4,98%,” ungkapnya.
Nana mengatakan banyak sekali hal-hal yang positif yang telah ditorehkan oleh Walikota Gibran saat menjabat.
“Tentunya menjadi suatu tantangan bagi Pak Walikota yang baru. Kemudian saya yakin Pak Teguh akan mampu mengemban tugas untuk mempertahankan reputasi Walikota sebelumnya ya. Apalagi Pak Teguh ini juga pernah bertugas sebagai wakil walikota Surakarta. Jadi saya rasa ya selama ini adanya suatu kebersamaan bagaimana juga untuk terus berkiprah melakukan hal-halyang positif ataupun hal yang lebih baik lagi,” bebernya.
Nana juga meletakan harapan untuk pejabat yang baru dengan terus melakukan inovasi dan kolaborasi.
“Saya minta jalin sinergi dan kolaborasi dengan semua pihak. Khususnya dengan Forrkopimda. Saya harapkan bahwa bahwa soliditas sinergitasnya hal yang utama yang harus diprioritaskan ya dengan kita bersama-sama adanya suatu kebersamaan adanya kolaborasi. Kami yakin seluruh permasalahan-permasalahan yang ada di wilayah kita ini akan mampu kita carikan solusinya,” tandasnya.








