SOLO, MettaNEWS – Politeknik Akbara Surakarta menggelar do’a bersama untuk mendukung Timnas Indonesia U-17 yang tengah berjuang dalam ajang Piala Dunia U-17 2023.
Acara yang berlangsung di halaman Politeknik Akbara pada Selasa (14/11/2023) itu dimulai sekira pukul 08.00 WIB dengan melibatkan sedikitnya 260 peserta.

Direktur Politeknik Akbara Surakarta, Dr.Titis Wahyuono mengatakan do’a bersama ini digelar sebagai bentuk dukungan kepada Garuda Muda.
Selain do’a bersama, dukungan juga diberikan dengan menonton langsung pertandingan ke Gelora Bung Tomo Surabaya Jawa Timur pada babak penyisihan Grup A Piala Dunia U-17 2023.
“Sebagai bentuk dukungan kami untuk Timnas Indonesia yang bermain, kami juga telah menonton pertandingan Piala Dunia U-17 pada putaran fase grup dengan dengan dua kali pertandingan dan dua kali imbang,” ujar Dr.Titis Wahyuono.
Dengan digelarnya Piala Dunia U-17 di Indonesia, media internasional pun mulai menyoroti segala sesuatu yang ada. Ini menjadi hal yang positif.
“Kami sangat senang sekali ketika media internasional mengcover dengan luar biasa. Sehingga ini adalah salah satu promosi yang patut kita banggakan sebagai anak bangsa,” katanya.
Menurutnya Timnas Indonesia U-17 berisikan pemain muda bertalenta yang memiliki potensi luar biasa.
“Bukan hanya soal penyelenggaraan saja ternyata kualitas pemain-pemain memiliki potensi luar biasa sehingga dapat menahan imbang Ekuador,” ujarnya.
Selain melakukan doa bersama untuk Timnas Indonesia U-17, Politeknik Akbara Surakarta juga melakukan do’a bersama untuk masyarakat Palestina.
“Alasan kami melakukan perayaan acara akreditasi dengan do’a bersama untuk Timnas U-17 ini kaitannya dengan kesatuan tim kami yang kemarin juga memperoleh predikat kejuaraan dalam wilayah regional antar kampus,” pungkasnya.
Sebagai informasi, Timnas Indonesia U-17 akan berjumpa dengan Maroko pada laga pamungkas Grup A di Gelora Bung Tomo (GBT), Kamis (16/11/2023). Saat ini anak asuh Bima Sakti tersebut berada di peringkat 3 Klasemen Grup A dengan perolehan 2 poin. (Magang UNISRI/Medy Amroni).









