Asosiasi Penyelenggara Jasa Internet Indonesia Gelar Rakernas dan Munaslub 2023 di Solo, Fokus Implementasi Pelindungan Infrastruktur Informasi Vital

oleh
oleh
Rakernas APJII
Rakernas APJII 2023 angkat isu pelindungan infrastruktur informasi vital | dok Panitia

SOLO, MettaNEWS – Rangkaian kegiatan Rapat Kerja Nasional Asosiasi Penyelenggara Jasa Internet Indonesia (Rakernas APJII) Tahun 2023 berlangsung di Hotel Alila Solo, Senin-Selasa (25-26/9/2023). Dalam rakernas ini juga berlangsung Pelaksanaan Rapat Koordinasi Penyelenggaraan Pelindungan Infrastruktur Informasi Vital (Pelindungan IIV).

Ketua Umum APJII Muhammad Arif menyampaikan, kegiatan ini merupakan agenda tahunan APJII. Pada acara yang mengangkat tema ‘Internet Tangguh, Informasi Berdaulat, Indonesia Maju’. Lanjut Arif menjadi rakernas terbesar.

“Jadi ini acara tahunan kami. Ini pesertanya paling banyak. Dari 900 an anggota yang hadir sebanyak 820 an lebih. Kurang lebih 80% anggota kita hadir pada rakernas ini,” jelas Arif.

Terdapat berbagai agenda yang menjadi pokok pembahasan. Selain agenda utama yaitu pelaksanaan Sidang Paripurna Munaslub terkait Perubahan dan Pengesahan AD/ART 2023, kegiatan ini juga mencakup pembahasan mengenai rencana penyelenggaraan dan implementasi Pelindungan IIV.

“Pelindungan IIV merupakan salah satu program pemerintah untuk melindungi kepentingan umum dari segala jenis gangguan. Akibat dari penyalahgunaan informasi elektronik dan transaksi elektronik yang berpotensi mengganggu ketertiban umum,” jelasnya.

Dalam kegiatan ini, APJII dan BSSN secara khusus menggelar diskusi panel terkait Pelindungan IIV serta peran industri telekomunikasi dalam mendukung Transformasi Digital dalam perspektif Pelindungan IIV.

“Rakernas dan Munaslub APJII tahun menjadi momen penting bagi kami. Karena selain menjadi agenda tahunan yang membahas AD/ART APJII 2023, kami juga bekerja sama dengan BSSN dalam membahas rencana implementasi Pelindungan IIV. Yang merupakan bagian dari program transformasi digital pemerintah,” ujar Arif.

Arif mengatakan, BSSN sebagai koordinator Pelindungan IIV mendorong percepatan program ini.  Saat ini BSSN telah mengesahkan Strategi Keamanan Siber Nasional (SKSN). Yang disusun sebagai acuan bersama seluruh pemangku kepentingan keamanan siber nasional, termasuk APJII. Dalam menyusun dan mengembangkan kebijakan keamanan siber di instansi masing-masing pemangku kepentingan tersebut.

Selain itu, APJII sebagai organisasi yang mewadahi aspirasi ISP, menggabungkan dan membangun sinergitas seluruh penyelenggara jasa Internet di Indonesia, senantiasa berkomitmen untuk mendukung percepatan penyelenggaraan Pelindungan IIV.

“Pada era digital seperti saat ini, perlindungan terhadap serangan siber menjadi kunci utama dalam memastikan infrastruktur informasi vital. Saat ini Internet menjadi elemen penting dalam penyebaran informasi dan proses transaksi elektronik di Indonesia,” tambah Arif.

Pada acara agenda tahunan APJII ini juga hadir Kepala Badan Siber dan Sandi Negara (BSSN) Letjen. TNI (Purn) Hinsa Siburian, Walikota Surakarta Gibran Rakabuming Raka, serta Dirjen APTIKA Samuel A. Pengrapan.

Pada acara ini APJII juga melakukan penandatanganan MoU dengan PT Bank Mandiri (Persero) Tbk. Terkait “Kolaborasi dalam Penetrasi Internet untuk Mewujudkan Terciptanya Kemajuan Ekonomi Indonesia”.

“Dari kerjasama ini kami harapkan dapat mendukung pemanfaatan infrastruktur dan jaringan Internet di Indonesia. Untuk senantiasa mendukung kemajuan pada bidang ekonomi di Indonesia,” tutur Arif.