SOLO, MettaNEWS – Wali Kota Solo, Gibran Rakabuming Raka berencana membuat wahana baru di Solo Safari berupa wahana rumah hantu. Wahana ini rencananya akan dibangun pada fase 2 dan ditargetkan rampung pada Desember 2023.
“Ini kan sudah ditutup semua itu, nanti sebelum Natal jadi. Ada penambahan binatang exhibit penambahan tempat-tempat lain seperti playground rumah hantu. Kita bangunnya rumahnya, hantunya orang,” ujar Gibran saat ditemui di Makunde Resto, Rabu (9/8/2023).
Penambahan wahana hantu di kebun binatang Solo Safari ini menjadi terobosan baru bagi Gibran untuk memanjakkan pengunjung. Gibran pun menjawab alasan dipilihnya wahana hantu ini. Gibran berseloroh ia merupakan penggemar hantu.
“Wahana hantu karena saya penggemar hantu makanya saya bangunkan rumah. Kasihan kalau mereka nggak punya rumah, nanti mereka ngemper di bawah pohon. Wahana rumah hantu ya karena yang namanya orang pergi ke tempat wisata kan ada bapak ibu anak. Anak-anak suka binatang ibu-ibunya suka belanja bapaknya suka hantu. Itu ada macam-macam penggemar hantu itu banyak,” ujar Gibran berseloroh.
Wahana rumah hantu ini nantinya akan ia bangun di area depan Solo Safari. Sehingga ia memastikan tidak ada bangunan maupun pohon yang dihilangkan. Selain pembangunan wahana rumah hantu, di fase 2 pihaknya akan menambah sejumlah satwa.
“Binatangnya ada burung-burung di aviari ada bokeh, macan, buaya, unta. Nanti ada rumah apung restoran,” pungkasnya.
Deputi Direktur Taman Safari, Hans Manansang mengatakan penambhaan wahana baru dilakukan untuk mendorong kunjungan di Solo Safari.
“Kalau sekarang ini kan baru setengah jadi, banyak yang merasa kok belum banyak atraksinya, tapi besok kalo sampe Desember akan lebih lengkap. Ada rencana kami bangun rumah hantu supaya nanti hantu-hantunya bisa ngumpul di sana,” ujar Hans ikut berseloroh.
Dikatakannya wahana-wahana baru ini dapat dijajal langsung karena sudah dalam satu paket dengan tiket masuk Solo Safari.
“Kita lihat tempat permainan anak-anak, jadi kalau misalnya sudah berkeliling, anak-anaknya masih bisa bermain gitu. Ada juga rumah-rumah pohon, konsepnya sebetulnya kita lebih banyak melihat satwa itu kaya seperti di alam, jadi harimau ada kolamnya,” ujarnya.
Nantinya pengunjung dapat merasakan pengalaman berbeda ketika berkunjung di Solo Safari. Pengalaman ini hadir melalui pertunjukan harimau berenang.
“Kalau harimau itu bisa berenang, jadi kita bisa lihat harimau berenang dari kaca gitu ya, dan harimau bisa naik ke atas pohon secara vertical. Ada tempat yang terbuka dimana kita dengan harimau bisa dekat tapi ada jerujinya. Di situ kita bisa melihat harimau dari dekat, bagaimana dia makan, bagaimana kegiatan-kegiatanya di alam seperti apa. Jadi kita bisa serasa di dalam dengan satwanya,” pungkasnya.







