Pasar Legi Solo Diresmikan, Ketua DPR RI Puan Maharani Belanja Sayuran

oleh
oleh
Pasar Legi Solo
Ketua DPR RI Puan Maharani meresmikan Pasar Legi Solo, Kamis (20/01/2022) | Foto : dok Humas Pemkot Solo

SOLO, Metta NEWS – Ketua DPR RI Puan Maharani meresmikan Pasar Legi Solo,Kamis (20/01/2022). Saat berkeliling di kios-kios pedagang, Puan Maharani sempat berbelanja sayuran, sembako dan sejumlah komoditi lain. Pada peresmian pasar yang terbakar tahun 2018 lalu, juga dihadiri Menteri Pekerjaan Umum dan Perumahan Rakyat (Menteri PUPR) Basuki Hadimuljono, dan Wali Kota Solo Gibran Rakabuming, mantan Wali Kota Solo FX. Hadi Rudyatmo, dan mantan Wawali Ahmad Purnomo,  serta pejabat lainnya termasuk sejumlah kepala daerah se-Solo Raya.

Dalam sambutannya, Puan mengatakan Pasar Legi akan ramai walaupun masih dalam situasi pandemi Covid-19. 

“Pasar Legi ini menjadi simbol kebangkitan ekonomi pascapandemi Covid-19. Selama ini Pasar Legi menjadi ikon kebanggaan orang Solo.Ini salah satu pasar yang menjadi denyut nadi ekonomi di Solo. Dari pasar ini kita bisa melihat ekonomi berjalan atau tidak,” tutur Puan dalam sambutannya. 

Saat berkeliling meninjau kondisi bangunan pasar yang baru, Puan menuturkan secara bertahap cara pembayaran di pasar ini akan menggunakan pembayaran non tunai. 

“Tadi saya coba pakai HP nya mas Walikota untuk bayar non tunai. Di beberapa tempat bisa namun yang lantai basement masih sulit karena kendala sinyal. Jadi saya minta kepada pemkot surakarta melalui mas wali untuk nantinya bisa di pasang wifi atau jaringan sinyalnya bisa diperkuat,” tandas Puan. 

Sementara itu, Menteri Pekerjaan Umum dan Perumahan Rakyat (Menteri PUPR) Basuki Hadimuljono menambahkan program revitalisasi pasar ini merupakan program prioritas dari Presiden Jokowi. 

“Ini adalah pasar ke 15 yang diresmikan oleh Ketua DPR RI, sebelumnya dari Trenggalek, Ngawi, Pasar Johar dan untuk Klaten kita sedang perbaiki. Di Jawa Tengah masih ada 14 lagi yang akan kita perbaiki sesuai dengan perpres yang sedang kita kerjakan,” jelas Basuki.  

Pasar Legi mulai dibangun pada November 2020 menggunakan APBN senilai Rp 104 miliar dan pembangunan selesai pada 30 November 2021.

Ditemui pada kesempatan yang sama, Wali Kota Gibran mengatakan Pasar Legi telah mengalami beberapa kali pembangunan dan renovasi, sejak pasar ini dibangun pada masa Pemerintahan KGPAA Mangkunegara I. 

“Bangunan Pasar Legi yang baru ini terdiri tiga lantai yang bisa menampung sebanyak 3221 pedagang kios, 2218 pedagang los dan 700 pedagang pelataran,” terang Gibran. 

Gibran menegaskan Pemkot Solo berkomitmen untuk merawat dan mengelola Pasar Legi agar menjadi pasar induk yang tidak hanya berfungsi sebagai sarana perdagangan rakyat yang bersih, aman, nyaman dan tertata. 

“Pasar ini diharapkan tidak hanya menjadi pusat pemulihan ekonomi lokal namun juga menggerakkan perekonomian Solo Raya, apalagi Pasar Legi telah menerapkan teknologi non tunai pada transaksi jual beli maupun pembayaran retribusinya,” ungkap Gibran. 

Putra Presiden Joko Widodo itu juga berharap Pasar Legi tidak hanya menjadi pusat pemulihan ekonomi lokal tapi juga turut menggerakkan perekonomian di Solo Raya.

“Tidak hanya menjadi pusat penusatan ekonomi lokal di Solo tapi juga di Solo Raya. Di Pasar Legi ini juga menggunakan pembayaran nontunai sehingga lebih efisien,” pungkasnya.