Delapan Penambang Emas Terjebak karena Semburan Air dari Sumur Bor

oleh
oleh
basarnas tambang emas
Rescuer SAR gabungan memompa air yang memenuhi tambang emas. Ada delapan penambang yang terjebak di dalam air. | dok Basarnas

BANYUMAS, MettaNEWS – Upaya menemukan delapan penambang emas yang terjebak di dalam tambang emas rakyat di Desa Panrendang, Kecamatan Ajibarang, Kabupaten Banyumas, terus berlangsung.

Terkuak, musibah itu terjadi saat delapan penambang emas asal Kabupaten Bogor, mengebor sumur di dalam liang tambang yang kedalamannya mencapai 60 meter di bawah tanah.

Saat itu, Selasa (25/7/2023) pukul 23.00, mendadak dari lobang sumur, menyembur air dengan tekanan kuat. Para penambang pun tenggelam, karena seluruh lorong tambang terisi air.

“Hingga hari ini, SAR gabungan masih berusaha memompa air keluar. Juga menutup rembesan air yang kemungkinan berasal dari aliran sungai. Beberapa pompa beroperasi, tapi sejauh ini kami belum bisa menurunkan rescuer ke dalam tambang,” tutur Kepala Kantor SAR Cilacap, Adah Sudarsa, Kamis (27/7).

Selain itu, Tim SAR Gabungan melakukan pemantauan di dalam lubang galian menggunakan Kamera Hole milik ESDM Provinsi Jawa Tengah. Hasil yang bisa terpantau, terdapat banyak pipa untuk membuang air dan kabel listrik dari blower milik penambang. Dan menemukan permukaan air berada di kedalaman sekitar 11.1 meter. Sementara dasar permukaan vertikal pertama berada di kedalaman 17.81 meter.

Bantuan untuk Menemukan Delapan Penambang Emas

Bantuan untuk mendukung misi pencarian terus berdatangan. Basarnas dari Kantor SAR Cilacap dan Unit Siaga SAR Banyumas, bekerja sama dengan BPBD, PMI, Polri, TNI dan aparat lain. Selain itu, relawan dari berbagai tempat turut berpartisipasi.

Kantor SAR Semarang pun menyiapkan personel dan peralatan untuk membantu jika ada kebutuhan.

“Seluruh rescuer di kantor maupun yang di Pos SAR Wonosobo dan Unit Siaga SAR Borobudur kami siagakan. Sewaktu-waktu siap berangkat guna memperkuat pencarian dan pertolongan oleh Kansar Cilacap,” ujar Heru Suhartanto, Kepala Kantor SAR Semarang.

Daftar nama survivor (sebutan korban dalam misi SAR) sebagai berikut:

  1. Cecep Suriyana (29) asal Desa Cisarua Rt.02/08 Kecamatan Sukajaya Kabupaten Bogor.
  2. Rama Abd Rohman (38) asal Desa Cisarua Rt.02/05 Kecamatan Nanggung kabupaten Bogor
  3. Ajat (29) asal Desa Kiarasari Rt.01/06 Kecamatan Sukajaya kabupaten Bogor
  4. Mad Kholis (32) asal Desa Kiarapandak Rt.02/07 Kecamatan Sukajaya, Kabupaten Bogor
  5. Marmumin (32) asal Desa Kiarasari Rt.02/06 Kecamatan Sukajaya, Kabupaten Bogor
  6. Muhidin (44) asal Desa Kiarasari Rt.01/04 Kecamatan Sukajaya, Kabupaten Bogor
  7. Jumadi (33) asal desa Cisarua Rt.01/08 Kecamatan Sukajaya, Kabupaten Bogor
  8. Mulyadi (40) asal Desa Kiarasari Rt.02/06 Kecamatan Sukajaya Kabupaten Bogor