Lantik Dekan, Rektor Unisri Prof Sutoyo Tekankan 3 Hal Ini

oleh
oleh
Dekan unisri
Rektor Prof. Sutoyo melantik dan memgukuhkan dekan dan wakil dekan Unisri masa bakti 2023-2027, Selasa (9/5/2023) | MettaNEWS / Puspita

SOLO, MettaNEWS – Rektor Universitas Slamet Riyadi Profesor Sutoyo melantik dan mengukuhkan dekan dan wakil dekan Unisri masa bakti 2023-2027, Selasa (9/5/2023).

Pada pelantikan tersebut juga berlangsung penyerahan jabatan direktur program studi pasca sarjana. Yang dilebur masuk dalam fakultas.

Enam dekan tersebut adalah Dr. Dora Kusumastuti,.SH., MH. sebagai dekan Fakultas Hukum, dan wakilnya Agatha Jumiati, SH., MH.,

Dr. Aris Edi Sarwono, SE., M.Si., Ak. sebagai dekan Fakultas Ekonomi dan wakilnya Drs. Sunarso, MM.

Dr. Ir. Dewi Ratna Nurhayati, MP. sebagai dekan Fakultas Pertanian dan wakilnya Ir. Kharis Triyono, M.Si.

Dr. Suwardi, M.Si sebagai dekan Fisip dan wakilnya Dr. Herning Suryo, M.Si.

Dr. Anita Trisiana, S.Pd., MH. sebagai dekan FKIP dan wakilnya Anggit Grahito Wicaksono S.Pd., M.Pd.

Dr. Nanik Suhartatik, S.TP., M.TP. sebagai dekan Fatipa dan wakilnya Dr. Merkuria Karyantina, SP., MP.

Rektor Sutoyo menjelaskan pergantian dekan dan wakilnya ini untuk memberi kesempatan tenaga pendidik untuk fokus pada studinya.

“Kami harapkan yang studi segera selesai. Ada beberapa bapak ibu dosen yang masih menyelesaikan study nya. Dan sekarang tidak jadi dekan sehingga bisa lebih fokus belajar. Karena ini semua yang Unisri butuhkan. Jangan sampai dosen yang mendapat amanah mengalami penurunan produktivitas,” ungkap Prof. Sutoyo.

Prof. Sutoyo juga menyampaikan selamat pada dekan dan wakil dekan sebagai pejabat baru Unisri.

“Ini tidak sekadar jabatan tapi mengandung makna tugas dan tanggung jawab. Tantangan ke depan tidak mudah,” tandas Rektor.

Rektor menekankan tiga hal pada pejabat dekan dan wakil dekan yang baru. Yakni menyamakan persepsi, peningkatan pelayanan mahasiswa, dan tanggung jawab pemeliharaan aset.

“Yang pertama adalah menyamakan persepsi. Langkah seluruh civitas universitas. Sesuai janji akademik waktu fit and proper test. Karena antara seluruh pimpinan dan civitas ada ketidakcocokan akan mengganggu universitas,” tukasnya.

Untuk itu, lanjut Sutoyo pihaknya langsung mengundang para dekan dan wakilnya ini untuk mengikuti rapat koordinasi esok hari.

“Besok kita akan langsug rakor. Tidak usah nunggu lama-lama. Persoalan yang segera harus ditangani dan dilakukan dengan baik yang pertama terkait penerimaan mahasiswa baru (maru). Promosi maru menjadi tanggung jawab kita bersama,” terangnya.

Prof. Sutoyo menyampaikan data hingga Sabtu (7/5/2023) jumlah calon maru yang mendaftar sebanyak 824 orang.

“Target kita yang daftar 3 ribu dan yang diterima 2 ribu orang. Masih jauh dari harapan. Ini persoalan kita bersama. Seluruh pejabat struktural di Unisri, dosen, karyawan punya tanggung jawab sepenuhnya terkait target penerimaan maru. Terlebih saat ini kepercayaan <span;>masyarakat pada Unisri sudah baik, luar biasa trust nya,” ungkapnya.

Dengan demikian lanjut Sutoyo sudah selayaknya Unisri meningkatkan pelayanan lebih baik lagi.

“Dekan dan wakil dekan punya otoritas mengatur pelayanan di fakultasnya. Maka ini menjadi tugas berat. Pelayanan akademik dan non akademik. Pemeliharaam sarana dan prasarana.Hasil survey sementara dengan prasarana yang ada memberi dampak positif. Mewujudkan kampus yang bersih. Kampus tidak besar sehingga kalau ada yang kotor kecil pasti kelihatan,” ujarnya.

Prof. Sutoyo berharap para dekan baru tersebut dapat memberi kontribusi pada universitas.

“Semoga dalam menjalankan  tugas diberi kemudahan, kelancaran, kesehatan. Sehingga bisa memberi kontribusi yang baik pada kampus Unisri,” pungkas Rektor Sutoyo.