Training Camp Atlet NPC Indonesia di Karanganyar Segera Terealisasikan 

oleh
Training Camp NPC Indonesia
Menteri Pemuda dan Olahraga Ario Bimo Nandito Ariotedjo saat berada di pelatihan nasional NPC Indonesia Sukoharjo Senin (8/5/2023) | MettaNEWS / Kevin Rama

SUKOHARJO, MettaNEWS – Kementerian Pemuda dan Olahraga berencana akan membangun training camp bagi atlet NPC Indonesia di Kabupaten Karanganyar. Pembangunan rencananya akan mulai dalam waktu 3 bulan ke depan.

Menteri Pemuda dan Olahraga Ario Bimo Nandito Ariotedjo mengungkapkan hal tersebut saat mengunjungi tempat pelatihan nasional atlet National Paralympic Committee (NPC) Indonesia di Hartono Trade Center, Grogol, Sukoharjo, Senin (8/5/2023).

“Progres dari pembangunan training center untuk atlet hambatan (difabel) juga sedang kita koordinasikan. Semoga ini bisa cepat terealisasi biar kita bisa memiliki prestasi ini konsisten. Jadi ini sudah kita saatnya para atlet ini kita dukung secara maksimal,” ujarnya.

Pria yang terkenal dengan sebutan Dito itu menyebut, realsisasi pembangunan training camp ini akan mulai dalam waktu tiga bulan ke depan.

“Tapi ini dalam tahap obrolan dengan pihak-pihak terkait dan ini akan kita advokasikan untuk menjadi kenyataan, yang di Karanganyar, di Solo,” katanya.

Wacana pembangunan training camp untuk atlet NPC Indonesia itu sudah mulai terdengar pada era Menpora sebelumnya, Zainudin Amali. Hal itu disampaikan pria yang saat ini menjabat sebagai Wakil Ketua PSSI saat ini.

“Bapak Presiden telah memberikan arahan kepada saya, di daerah Karanganyar untuk training camp lengkap untuk atlet Para Games kita. Supaya mereka ada pembinaan secara terstruktur dan ada regenerasi yang dilakukan secara terus menerus,” kata Zainudin Amali.

Dengan adanya training center ini akan menambah fasilitas olahraga yang lebih lengkap bagi para atlet difabel yang ada di Solo dan sekitarnya.

“Pembinaan atlet Para Games kita, mereka kita buatkan training camp di Solo. Karena di Solo itu ada UNS sebagai pendukung sport science. Jadi pelatih-pelatih dari Para Games ini sebagian besar adalah mereka yang menjadi dosen UNS,” kata Zainudin.