SOLO, MettaNEWS – 15 Raja Nusantara hadiri Tingalandalem Jumenengan ke-19 SISKS Paku Buwono XIII berlangsung di Sasana Sewaka Keraton Surakarta, Kamis (16/2/2023) siang nanti.
Ketua Eksekutif Lembaga Adat (LDA) Keraton Surakarta, KPH Eddy Wirabhumi mengatakan ada 54 Raja Nusantara yang harusnya hadir. Namun pihaknya membatasi hanya 15 saja.
“Raja Nusantara kami batasi karena kalau semua kami libatkan ada 54 Raja Nusantara. Tapi yang hadir ada 15 dari Lampung Sekaladran, Raja Lolo, Rote, Sumenep, Sumedang Larang, Paku Alaman, Cirebon, Kalimantan Timur Gunung Kabul, Jogja mungkin hari ini datang tapi kemarin yang ke Pracima Tuin sama Pak Gibran belum bisa datang,” jelas KPH Eddy.
Dengan kegiatan Jumenengan ia berhatap tidak hanya Keraton Surakarta yang miliki kedamaian namun juga seluruh kerjaan nusantara.
“Mudah-mudahan keraton yang lain bahkan teman-teman ikut merangkul kembali menyambung kembali benang merah kita.
Kerajaan manapun termasuk utamanya dalamnya sendiri. Karena kalau dari dalamnya kuat tali temali kita kuat itu nanti akan satu kekuatan kebudayaan yang luar biasa,” terangnya.
Sekitaran 3000 tamu undangan yang merupakan Kerabat Keraton Surakarta, perwakilan dari 15 Kerajaan Nusantara, para pejabat Pemerintah dan para abdi dalem mulai masuk ke lokasi utama melewati pintu Kamandungan sekitar pukul 08.00 WIB.
Tradisi Alam Kemisir Raja Kasultanan Kepaksian Sekala Brak Lampung Saat Tingalandalem Jumenengan ke-19 PB XIII
Sebelum masuk kawasan dalam Keraton Surakarta salah satu kerajaan yakni Kasultanan Kepaksian Sekala Brak, Lampung menyelenggarakan tradisi Alam Kemisir.
Tradisi tersebut menampilkan tarian perang dengan iringan rebana mengelilingi kawasan Kamandungan.
Selesai melakukan tradisi tersebut Sultan Sekala Brak Yang Di Pertuan Ke-23, Paduka Yang Mulia (PYM) Sai Batin Puniakan Dalom Beliau (SPDB) Pangeran Edward Syah Pernong meminta izin kepada putra PB mewakili Lembaga Dewan Adat, KGPH Hangabehi.
“Kedatangan ke sini menghadiri undangan Jumenengan Keraton Kasunanan PB XIII, sekaligus silaturahmi dengan keluarga besar. Saya mewakili 13 Kerajaan dan 8 Ratu yang hadir. Izin untuk masuk ke dalam kerjaan,” ujar Pangeran Edward Syah Pernong.
KGPH Hangabehi pun menerima kedatangan perwakilan kerajaan Nusantara. Ia berharap perwakilan yang hadir bisa menjadi saksi atas penyelenggaraan Tinggalan Jumenengan ke-19 Raja Keraton Surakarta itu.
“Saya terima dan silahkan masuk ke tempat yang telah disediakan,” ujarnya.








