Pengelola Solo Safari Batasi 4.000 Pengunjung Setiap Hari, Ini Sebabnya

oleh
solo safari
Jembatan danau Solo Safari sebelum buka untuk pengunjung, Senin (23/1/2-23) | MettaNEWS /Adinda Wardani

SOLO, MettaNEWS – Pengelola Solo Safari membatasi jumlah pengunjung yang datang setiap hari ke kebun binatang yang beralamatkan di Jalan Ir Sutami Jebres Solo tersebut.

Hal ini dikatakan Deputi Direktur Taman Safari Indonesia, Hans Manansang usai tinjauan Presiden Joko Widodo bersama Wali Kota Solo, Senin (23/1/2023).

“Kita sebetulnya sih enggak terlalu membatasi tapi memang kalau sudah mencapai misalnya 4000 orang ya kita mungkin stop dulu tidak terlalu banyak. Total kita harapkan seahun bisa 450 ribuan,” beber Hans.

Pembatasan ini merupakan cara agar suasana Solo Safari tetap kondusif. Sehingga pengunjung bisa merasa nyaman.

“Ternyata pas buka terus ramai kita nanti sambil lihat ya. Jalannya kalau sudah  tidak nyaman ya mungkin dari manajemen stop dulu. Nanti 4000 orang gitu kan hari baik asal jalan terus ya,” terangnya.

Dalam setahun pihaknya menargetkan Solo Safari bisa memperoleh 450 ribu pengunjung. Hans menuturkan pada fase dua pembangunan Solo Safari ada beberapa bangunan yang terkena pemugaran. 

“Alamnya sudah bagus ya jadi dalamnya. Kami usahakan tidak ada yang kena tebang. Kami mungkin akan memugar beberapa bangunan. Ya kami rubah yang harus kami ubah,” terangnya.

Pengunjung Solo Safari Bisa Lihat Satwa dengan Pengalaman Berbeda

Solo Safari buka kembali setelah pembangunan fase satu selesai. Sehingga pengunjung dapat melihat satwa dengan pemandangan yang berbeda.

“Pulau itu nanti ada siamang, lutubg, orang utan gitu. Pas masuk nanti akan disambut suara-suara mereka yang kedengarannya  kayak speaker padahal itu primata. Jadi orang senang lihat mereka bergelantungan. Tapi tapi ya kalau stres  biasanya ngumpet,” ujarnya.

Hans menuturkan saat pembukaan nanti pengunjung bisa melihat satwa seperti zebra, dua komodo dan pasangan singa.

“Zebra ada dua, komodo dua, singa nanti total ada empat. Pengembangbiaknya yang pasti ada beberapa satwa yg datang sepasang. Dan kami harapkan dalam waktu dekat nanti kalau misalnya punya anak nanti jadi Wong Solo ya,” kata dia.

Wali Kota Solo, Gibran Rakabuming rupanya juga memberikan salah satu hewan di Solo Safari.

“Kura-kura Mas Gibran tadi ada di belakang. Kami sudah lepas sebetulnya yang sebelumnya ada di depan tapi diangkat lagi,” terangnya.

Rencananya Solo Safari akan buka untuk umum pada Minggu 27 Januari 2023 saat fase satu rampung. Sedangkan untuk fase kedua pihaknya menargetkan selesai Desember 2023.

“Fase kedua mungkin sampai Desember nanti. Persiapannya kami ya tinggal menyelesaikannya finishing. Jadi kalau tadi Pak Presiden lihat juga bangunannya masih ada penyelesaian yang kita kejar dengan waktunya yang ada tanggal 27 Januari,” tukasnya.