Jelang Pelantikan, Ketua Kadin Surakarta Terpilih Ferry S Indriyanto Targetkan UMKM Masuk E-Katalog

oleh
oleh
Kadin Surakarta
Kadin Surakarta fokus gandeng UMKM masuk e-katalog | MettaNEWS / Puspita

SOLO, MettaNEWS – Jelang pengukuhan pengurus baru Kamar Dagang dan Industri (Kadin) Kota Surakarta, Ketua terpilih Kadin Surakarta untuk masa jabatan 2022-2027, Ferry S Indrianto menjelaskan e-katalog menjadi salah satu fokus program kerja kepengurusan baru.

Ferry mengatakan, salah satu program yang tengah fokus digarap adalah mengundang pelaku UMKM untuk masuk dalam system E Catalog Pemerintah Kota Surakarta.

“Kami bahkan sudah mencuri start sebelum dilantik, dengan mengajak dan mendampingi pelaku-pelaku UMKM untuk masuk ke E Catalog. Karena untuk masuk ke E Catalog ini juga tidak mudah. Tapi kalau UKM ingin naik kelas dan go global ya melalui E Catalog ini,”kata Ferry dalam press conference Pengukuhan Dewan Pengurus Kadin Kota Surakarta periode 2022-2027, Rabu (19/1/2023) di Kantor Kadin Surakarta.

Ferry menyebut dengan masuk ke E Catalog ini menjadi langkah UMKM untuk menapaki tahun 2023 yang diperkirakan terjadi resesi global.

“Target UKM di Solo yang masuk e-katalog adalah bisa inline dengan usaha-usaha di Kota Solo. Target kedepannya adalah menggaungkan etalase UMKM ke depan,”ujarnya.

Potensi e-katalog capai 600 Triliun

Farid mengungkapkan kue di e-katalog masih sangat luas. Pada tahun ini potensi yang ada dari E Catalog mencapai 600 Triliun. Program ini sesuai dengan amanat Presiden Joko Widodo yang menugaskan Kadin mendorong UMKM terakomodasi di e-katalog

Kue untuk UMKM sekitar Rp 600 triliun. Tersebar di APBN, APBD, dan BUMN. Dan harapannya Tingkat Komponen Dalam Negeri (TKDN) kuat di situ. Jadi tidak perlu lagi impor. Nah, kami dorong UMKM di Solo memanfaatkan kue itu. Selain itu, e-katalog bisa menjadi satu etalase yang terukur dan terstandar,” jelasnya.

Farid menegaskan, untuk menghadapi tantangan global yang penuh ketidakpastian, ada tiga kata kunci untuk meningkatkan potensi dari UMKM daerah ini.

“Tiga kata kunci yaitu potensi, kolaborasi dan peningkatan. Tiga kata kunci ini supaya potensi daerah yang belum maksimal bisa kita maksimalkan,”ungkapnya.

Implementasi dari tiga kata kunci tersebut, Kadin Surakarta akan mengumpulkan 100 Organisasi Perangkat Daerah (OPD) supaya dalam mencari pengadaan yang bisa melalui e-katalog.

“Supaya kedepan UKM-UKM kecil yang sudah masuk ke e-katalog bisa mendapatkan pengadaan dari OPD. Dan kita adakan pendampingan langsung. Kadin Surakarta akan mengintergrasikan dari sisi pengusaha dan UMKM supaya bisa masuk dalam e-katalog. Ini merupakan program nasional yang menjadi triger pemacu peningkatan ekonomi,”tegasnya.

Sementara itu, Wakil Ketua Bidang 4 (sosial budaya dan pariwisata) Febri Hapsari Dipokusumo menyampaikan, Kadin Kota Surakarta mengemas pengesahan dan pengukuhan dengan talkshow. Mengangkat tema membangun kolaborasi dalam potensi, Febri menjabarkan mulai dari Direktur LKPP, Wali Kota Solo Gibran Rakabuming Raka dan Watimpres akan menjadi pemateri.

“Talkshow akan membuka diskusi dn masukan dari stake holder untuk bersama-sama memajukan Kota Solo. Talkshow ini jadi langkah awal Kadin Kota Surakarta untuk mendorong terciptanya iklim bisnis dan investasi di Kota Solo. Khususnya di bidang pariwisata, MICE, dan UMKM. Agar mampu berkembang dan mandiri,” ungkap Febri yang juga selaku Ketua Pengukuhan Dewan Pengurus Kadin Kota Surakarta.