SOLO, MettaNEWS – Pelayanan Panitia Porseni NU mendapatkan apresiasi dari kontingen yang datang. Karena penyambutan dan pelayanan yang begitu cepat dan efektif. Sehingga tidak ada kesan keributan ataupun antrean yang mengular.
Model penyelenggaraan dari sisi pelayanan administrasi mulai dari registrasi peserta, pembagian akomodasi, dan pelayanan konsumsi yang tertata rapi. Bahkan bisa menjadi percontohan untuk hajatan besar PBNU, termasuk untuk agenda besar seperti muktamar.
Abdul Aziz yang memimpin Kontingen Porseni NU dari Bali ini mengungkapkan, dari sisi persiapan terkait dengan administrasi pihaknya sudah ada informasi secara konprehensif dari panitia. Karena itu, begitu sampai Solo rombongan Bali sudah terdata dan tertata secara baik.
“Alhamdulillah, kalau untuk acara ini mulain dari proses awal pendaftaran, semua berjalan dengan baik. Kita datang sudah happy sekali, tinggal menyebut dari Bali sudah tersambung secara online datanya. Begitu datang sudah tersambung tempat menginapnya dan lain sebagainya,” kata Ketua PWNU Bali, Abdul Aziz, Sabtu (14/1/2023).
Karena kerapihan dan kesigapan yang terlihat dari panitia inilah. Aziz berpendapat ke depannya acara-acara NU yang melibatkan ribuan orang harus bisa mencontoh efektivitas pelayanan penyelenggaraan Porseni NU ini.
“Ini patut menjadi contoh.Kegiatan pertama di NU yang sangat rapi, tidak menyusahkan siapapun dari daerah. Ini jadi percontohan di ligkungan NU, termasuk muktamar sekalipun. Karena dengan cara seperti ini maka tidak akan ada hiruk pikuk, clear semua,” tungkasnya
Pelayanan Panitia Porseni NU Yang Apik, Kunci Kontingen Sambut Penuh Gembira
Pelayanan Panitia Porseni NU menyambut dengan kesiapan yang sudah matang. kedatangan kontingen seluruh Indonesia terlihat tertib mulai dari registrasi di Asrama Haji Donohudan Boyolali. Mulai dari pembagian penginapan, hingga konsumsi.
Pimpinan Kontingn Porseni NU dari PWNU DKI Jakarta, Sudarto mengatakan, Porseni yang helat dalam rangka satu abad ini penuh dengan rasa kekeluargaan. Selain itu terlihat persiapan penyelenggaraan yang sangat matang.
“Kita kedepankan dalam kondisi yang happy, silarurahmi antar sesama santri NU dari Sabang sampai Merauke. Dan saya apresiasi panitia di dalam menangani pelaksanaan registrasi peserta Porseni ini berjalan baik, tidak ada kendala berarti,” kata Sudarto, di Solo, Sabtu (14/1/2023).
Menurut Sudarto, kelancaran proses penyambutan kontingen dari berbagai daerah ini merupakan kerja keras panitia. Yang sudah berikhtiar untuk mengumpulkan peserta porseni, termasuk dengan mengadakan bimbingan teknis.
“Sehingga pimpinan kontingen dan offisial punya pemahaman yang sama untuk bagaimana acara ini berjalan baik,” terangnya.
Panitia Pengarah Porseni NU KH Muhyidin Thohir mengungkapkan, kesuksesan dari sebuah acara dengan melibatkan peserta yang jumlahnya ribuan memang harus berfokus pada pelayanan cepat yang mengedepankan profesionalitas.
“Kita tidak mau acara sebesar Porseni NU ini ternodai dengan hal-hal yang membuat suasana tidak nyaman. Seperti masalah pelayanam akomodasi dan konsumsi, ini malah kita perhatikan betul, sehingga media bisa melihat sendiri kan, tidak ada misalnya antrean konsumsi yang mengular panjang,” ungkap Muhyidin.








