Ingin Buat Shopping Mall Seperti di Masjid Sheikh Zayed UEA, Gibran Sebut Tidak Ada Dana

oleh
oleh
Masjid
Pengunjung luar daerah tampak memenuhi area Masjid Sheikah Zayed Gilingan Solo, Jumat (30/12/2022) | MettaNEWS / Adinda Wardani

SOLO, MettaNEWS – Wali Kota Solo Gibran Rakabuming akan menata warga yang berjualan di depan masjid Raya Sheikh Zayed Solo.

Usai audiensi dengan kementerian agama untuk membahas pembukaan Masjid Zayed, Gibran menyampaikan tanggal 12 Januari 2023 akan MoU serah terima dari Kementerian Agama kepada Pemkot Solo dilanjut persiapan pembukaan.

“PKL nanti kita atur. Kalau.bisa ya jangan di depan ya. Nanti saya beri tempatnya tak pikirkan dulu,” ujar Gibran di Balai Kota, Jumat (6/1/2023).

Gibran memaparkan saat berada di Abu Dhabi ia berkunjung ke Masjid Sheikh Zayed UEA dan shopping mall yang berada di bawah Masjid.

“PKL idealnya tidak di depan itu. Satu hal yang menarik ketika saya berkunjung ke Abu Dhabi, masjid ya bentuknya kayak masjid tapi di bawahnya ada shopping mall besar untuk menghidupi masjidnya,” papar Gibran.

Gibran mengungkapkan selama dua hari mengunjungi Madjid Zayed UEA untuk mempelajari mekanis dan lainnya untuk pengelolaan masjid sebagai wisata religi.

“Kalau diterapkan di sini duit e ora ono (uangnya tidak ada). Intinya PKL tetap kami akomodir. Tidak mau terlalu kaku agar orang yang berkunjung ke sana bisa sampai seharian,” ungkap Gibran.

Gibran memaparkan di UEA mereka yang berkunjung sebelum masuk masjid ditampung dulu di shopping mall sehingga bisa berbelanja.

“Ditampung dulu, untuk registrasi. Butuh setengah jam sampai satu jam untuk antre sambil antre kan belanja. Jadi ekonominya gerak,” tandasnya.

Dengan adanya sentra PKL di shoppinh mall tersebut Gibran menyebut bisa menghidupi masjid Zayed di UEA.

“Satu tahun ada 7 juta orang berkunjung. Menghidupi masjid di sana. Kalau untuk kita terapkan di sini belum bisa tapi nanti kami konsepkan lagi di Islamic Center. Nanti kita matangkan dulu,” pungkasnya.